RADAR JEMBER - Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya meninggalkan cerita tentang persaingan di lapangan hijau, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Lonjakan jumlah wisatawan selama turnamen membuat sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, hingga usaha kecil mengalami peningkatan aktivitas yang cukup tajam.
Sebagai edisi pertama yang digelar di tiga negara sekaligus dan melibatkan 48 tim peserta, Piala Dunia 2026 berhasil menarik jutaan pengunjung dari berbagai belahan dunia.
FIFA mencatat turnamen ini menjadi yang terbesar dalam sejarah dengan total lebih dari 6,7 juta penonton hadir langsung di stadion sepanjang kompetisi.
Baca Juga: Di Balik Sukses Piala Dunia, Infantino Dihujani Kritik soal Jejak Karbon
Tingginya jumlah penonton tersebut turut mendorong meningkatnya mobilitas wisatawan antar kota dan antarnegara di kawasan Amerika Utara.
Hotel, restoran, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata di kota-kota penyelenggara seperti New York, Los Angeles, Dallas, Toronto, Vancouver, Mexico City, Monterrey, dan Guadalajara dilaporkan mengalami lonjakan kunjungan selama turnamen berlangsung.
Banyak pelaku usaha mengaku memperoleh pendapatan lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
"Piala Dunia bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga menjadi pendorong utama aktivitas ekonomi dan pariwisata di kota-kota tuan rumah," tulis Reuters dalam laporan evaluasi turnamen pada 20 Juli 2026.
Di Amerika Serikat, sejumlah lembaga ekonomi memperkirakan penyelenggaraan Piala Dunia memberikan kontribusi miliaran dolar terhadap perekonomian nasional.
Baca Juga: Rekor Penonton Pecah, Format 48 Tim Terbukti Sukses Tarik Antusias Dunia
Selain penjualan tiket pertandingan, belanja wisatawan pada sektor akomodasi, transportasi, makanan, hiburan, hingga perdagangan ritel menjadi sumber pemasukan utama selama kompetisi berlangsung.
Kanada juga merasakan dampak positif, terutama di Toronto dan Vancouver yang menjadi tuan rumah pertandingan.
Tingkat okupansi hotel meningkat tajam, sementara destinasi wisata lokal dipadati wisatawan internasional yang memanfaatkan kesempatan untuk berlibur setelah menyaksikan pertandingan Piala Dunia.
Sementara itu, Meksiko kembali memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata olahraga dunia.
Kota Mexico City mencatat peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, terutama ke kawasan bersejarah, museum, pusat kuliner, hingga lokasi ikonik seperti Plaza Garibaldi dan Zócalo.
Kehadiran ribuan suporter dari berbagai negara turut menggerakkan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan sektor informal.
"Penyelenggaraan Piala Dunia memberikan manfaat ekonomi yang meluas, terutama melalui peningkatan kunjungan wisatawan dan aktivitas bisnis di kota-kota penyelenggara," ungkap FIFA dalam laporan dampak ekonomi yang dirilis pada 18 Juli 2026.
Selain memberikan keuntungan ekonomi jangka pendek, Piala Dunia 2026 juga dinilai menjadi ajang promosi pariwisata yang sangat efektif.
Siaran pertandingan yang ditonton miliaran orang di seluruh dunia menampilkan berbagai ikon kota tuan rumah, mulai dari gedung pencakar langit di New York, pantai California, pegunungan Kanada, hingga kekayaan budaya Meksiko.
Analis pariwisata menilai eksposur global tersebut berpotensi meningkatkan jumlah wisatawan dalam beberapa tahun ke depan.
Fenomena serupa sebelumnya juga terjadi pada sejumlah negara yang pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia, di mana peningkatan citra destinasi berlanjut setelah turnamen berakhir.
"Piala Dunia menjadi etalase global yang memperkenalkan daya tarik destinasi wisata kepada miliaran penonton di seluruh dunia," tulis Reuters dalam laporannya pada 20 Juli 2026.
Meski demikian, penyelenggaraan turnamen berskala besar juga menghadirkan tantangan. Lonjakan wisatawan menyebabkan kepadatan di bandara, meningkatnya tarif hotel, serta tingginya permintaan transportasi umum di sejumlah kota penyelenggara.
Namun secara keseluruhan, berbagai pihak menilai manfaat ekonomi yang diperoleh jauh lebih besar dibandingkan tantangan yang muncul.
Dengan berakhirnya Piala Dunia 2026, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tidak hanya dikenang sebagai tuan rumah turnamen terbesar sepanjang sejarah FIFA, tetapi juga sebagai negara yang berhasil memanfaatkan ajang olahraga dunia untuk memperkuat sektor pariwisata, meningkatkan aktivitas ekonomi, dan mempromosikan destinasi mereka kepada masyarakat internasional.
Penulis: Mochammad Feriel Alfaritzy
Editor : M. Ainul Budi