RADAR JEMBER - Piala Dunia FIFA 2026 resmi mencatat sejarah baru sebagai turnamen dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang penyelenggaraan ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.
Format baru yang melibatkan 48 negara peserta dinilai berhasil meningkatkan antusiasme publik sekaligus memperluas daya tarik kompetisi hingga ke berbagai belahan dunia.
FIFA mengumumkan bahwa jumlah kehadiran penonton di stadion sepanjang turnamen telah melampaui 6,5 juta orang, bahkan mendekati 6,8 juta penonton saat kompetisi berakhir.
Angka tersebut jauh melampaui rekor sebelumnya yang tercipta pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat dengan sekitar 3,6 juta penonton.
Lonjakan jumlah penonton tersebut menjadi bukti bahwa keputusan FIFA memperluas jumlah peserta dari 32 menjadi 48 tim memberikan dampak positif terhadap minat masyarakat.
Dengan total 104 pertandingan yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, turnamen menghadirkan lebih banyak laga, lebih banyak negara yang berpartisipasi, serta kesempatan lebih besar bagi para pendukung untuk menyaksikan langsung pertandingan tim favorit mereka.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menilai penyelenggaraan Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa sepak bola semakin mampu menyatukan masyarakat dunia melalui format kompetisi yang lebih inklusif.
"Piala Dunia 2026 telah memperlihatkan bagaimana sepak bola mampu menyatukan dunia dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya," ujar Presiden FIFA Gianni Infantino usai turnamen berakhir pada 20 Juli 2026.
Keberhasilan tersebut juga tercermin sejak fase grup.
Bahkan ketika turnamen baru memasuki 44 pertandingan pertama, tingkat keterisian stadion telah mencapai sekitar 99,6 persen dengan total lebih dari 2,85 juta penonton.
Capaian itu menghapus keraguan sejumlah pihak yang sebelumnya memprediksi harga tiket tinggi dan berbagai tantangan perjalanan akan mengurangi minat suporter datang langsung ke stadion.
Pada fase grup saja, FIFA telah mencatat lebih dari 4,6 juta penonton dalam 72 pertandingan pertama, sekaligus menetapkan standar baru bagi penyelenggaraan Piala Dunia.
Rekor tersebut terus bertambah hingga akhir kompetisi seiring tingginya animo masyarakat terhadap pertandingan fase gugur, semifinal, hingga partai final.
Reuters dalam rangkuman akhir turnamen juga menilai bahwa ekspansi menjadi 48 peserta menghadirkan lebih banyak cerita menarik, mulai dari munculnya negara-negara kejutan hingga meningkatnya keterlibatan suporter dari berbagai kawasan dunia.
"Format turnamen yang diperluas menghadirkan lebih banyak peserta, meningkatkan persaingan sekaligus memperkuat keterlibatan penggemar dari berbagai negara," tulis Reuters dalam laporan 20 Juli 2026.
Selain memecahkan rekor kehadiran di stadion, Piala Dunia 2026 juga mencatat peningkatan jumlah penonton melalui siaran televisi dan platform digital.
Beberapa penyiar internasional melaporkan rekor jumlah penonton dan streaming sepanjang turnamen, menegaskan bahwa daya tarik Piala Dunia tetap menjadi salah satu yang terbesar dalam dunia olahraga.
Keberhasilan ini diperkirakan akan menjadi referensi penting bagi FIFA dalam menyelenggarakan Piala Dunia edisi berikutnya.
Meski format 48 tim sempat menuai kritik sebelum turnamen dimulai, capaian rekor penonton dan tingginya antusiasme publik menunjukkan bahwa perubahan tersebut mampu memperluas jangkauan sepak bola sekaligus memperkuat posisi Piala Dunia sebagai ajang olahraga terbesar di dunia.
Penulis: Mochammad Feriel Alfaritzy
Editor : M. Ainul Budi