RADAR JEMBER - Keputusan pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, di ajang Piala Dunia 2026 menuai sorotan tajam dari para penggemar, terutama pendukung Manchester United.
Hal ini dipicu oleh fakta bahwa gelandang muda berbakat, Kobbie Mainoo, menjadi satu-satunya pemain outfield (non-kiper) dalam skuad The Three Lions yang sama sekali tidak mendapatkan menit bermain sepanjang turnamen berlangsung.
Baca Juga: Juventus Nyaris Dipermalukan Basel! Mattia Perin Tampil Kesetanan Demi Selamatkan Wajah Bianconeri
Situasi ini memicu spekulasi di kalangan publik yang menduga adanya sentimen pribadi dari Tuchel terhadap klub asal Mainoo, Manchester United.
Dalam sebuah sesi konferensi pers, seorang wartawan mempertanyakan alasan di balik keputusan tersebut, mengingat statistik impresif yang dicatatkan Mainoo bersama The Red Devils.
“Statistik Kobbie Mainoo bersama Man United sangat bagus, apa alasannya kamu tidak memainkannya?” tanya wartawan tersebut.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Thomas Tuchel memberikan jawaban yang cukup pedas.
Ia menegaskan bahwa performa di level klub tidak serta merta menjadi jaminan bagi seorang pemain untuk mendapatkan tempat di tim nasional, terutama jika disandingkan dengan performa saat sesi latihan bersama rekan-rekan dari klub yang berbeda.
“Statistik di klub tidak bisa dibandingkan dengan performa ketika latihan bersama pemain dari klub berbeda,” ujar Tuchel.
Tidak berhenti di situ, pelatih asal Jerman tersebut juga melontarkan sindiran terhadap pencapaian Manchester United di musim sebelumnya. “Faktanya, klubnya bukan juara, hanya peringkat ke-3 di musim lalu,” tambahnya.
Keputusan Tuchel ini kini menjadi bahan perdebatan panas di media sosial, dengan banyak pihak yang mempertanyakan objektivitas sang pelatih dalam menentukan komposisi pemain utama tim nasional Inggris.
Editor : M. Ainul Budi