Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ruang Ganti Prancis Memanas: Kylian Mbappe Semprot Taktik Didier Deschamps Usai Dilibas Spanyol

Imron Hidayatullahh • Rabu, 15 Juli 2026 | 08:32 WIB
Kylian Mbappe dan Didier Deschamps. (TyC Sports)
Kylian Mbappe dan Didier Deschamps. (TyC Sports)

Radar Jember – Kegagalan Prancis menembus babak final Piala Dunia 2026 langsung memicu riak di ruang ganti.

Sang kapten, Kylian Mbappe, secara terbuka melayangkan kritik tajam terhadap strategi yang diterapkan pelatih Didier Deschamps setelah Les Bleus takluk 0-2 dari Spanyol di babak semifinal pada Rabu (15/7).

Hasil minor ini tidak hanya mengubur mimpi Prancis untuk mencetak hat-trick final Piala Dunia secara berturut-turut, tetapi juga menelanjangi kelemahan taktis Deschamps.

Baca Juga: Sesumbar di Dallas! Bos Spanyol Sebut Prancis Kena Mental Usai Hadapi Tim Terbaik Dunia di Semifinal Semalam

Mbappe, yang menutup turnamen dengan raihan delapan gol dan sejajar dengan Lionel Messi dalam perburuan Sepatu Emas, mengakui bahwa timnya kalah kelas akibat salah pendekatan strategi sejak awal.

"Kami kalah jumlah tiga lawan dua di sektor tengah. Menghadapi Spanyol dengan situasi seperti itu adalah sebuah bunuh diri taktis," semprot penyerang Real Madrid tersebut.

Prancis, yang sebenarnya tampil dominan dalam enam laga sebelumnya di Amerika Utara, dibuat tidak berkutik mengimbangi kreativitas lini tengah Spanyol yang dikomandoi Rodri.

Baca Juga: Mbappe Melempem dan Minim Kontribusi, Prancis Tersingkir Tragis Ditangan Spanyol pada Semifinal Piala Dunia 2026

Skema permainan Les Bleus terlihat miskin kreativitas dan gagal membendung dominasi penguasaan bola tim Matador. 

Gol penalti Mikel Oyarzabal pada babak pertama pun menjadi anomali yang merusak seluruh rencana permainan Prancis.

Mbappe mengakui bahwa timnya gagal mengeksekusi rencana untuk menekan Spanyol sejak dari lini depan.

"Kami terlalu ceroboh secara teknis dan sering kehilangan momentum. Jika Anda tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan di semifinal Piala Dunia, Anda tidak layak menang," tambah Mbappe.

Frustrasi Pemain Muda dan Kartu Kuning Mbappe

Upaya Deschamps untuk melakukan penyegaran dengan memasukkan darah muda seperti Rayan Cherki dan Désiré Doué pada babak kedua terbukti sudah terlambat dan tidak membuahkan hasil. 

Cherki bahkan mengakui bahwa skuad Prancis kalah determinasi di setiap jengkal lapangan.

Frustrasi akibat kebuntuan taktis tersebut akhirnya memuncak pada menit ke-86.

Baca Juga: FIFA Diguncang Kudeta! Takhta Gianni Infantino Terancam Tumbang Jelang Pemilihan Presiden Periode Ketiga!

Mbappe diganjar kartu kuning oleh wasit setelah melakukan pelanggaran tidak perlu dengan menabrak kiper Spanyol, Unai Simon.

Aksi tersebut merefleksikan kemurkaan mendalam sang kapten atas performa timnya sendiri.

Sebagai pemimpin di lapangan, Mbappe menyatakan siap pasang badan atas kegagalan ini.

Kini, sebelum Deschamps resmi meletakkan jabatannya pada musim panas ini, Prancis masih harus menyelesaikan satu tugas tersisa.

Mereka akan menghadapi tim yang kalah antara Inggris atau Argentina dalam laga perebutan tempat ketiga di Miami pada Minggu (19/7) dini hari WIB.

Editor : Imron Hidayatullahh
semifinal Piala Dunia 2026 prancis vs spanyol piala dunia 2026 kylian mbappe