RADAR JEMBER - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi menunjuk wasit asal El Salvador, Iván Barton, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol di AT&T Stadium, Arlington, Selasa (14/7) waktu setempat atau Rabu (15/7) dini hari WIB.
Penunjukan tersebut menjadi tonggak penting dalam karier Barton karena untuk pertama kalinya ia dipercaya mengawal laga semifinal ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.
Kepercayaan FIFA diberikan setelah Barton dinilai mampu memimpin sejumlah pertandingan penting sepanjang turnamen.
Wasit berusia 35 tahun itu sebelumnya telah memimpin tiga laga Piala Dunia 2026, termasuk pertandingan babak 16 besar antara Swiss dan Kolombia. Konsistensinya dalam menerapkan Laws of the Game menjadi salah satu pertimbangan utama FIFA.
Baca Juga: Empat Raksasa Dunia Berebut Tiket Final Piala Dunia 2026, Duel Sengit Tersaji Pekan Ini
Dalam laga semifinal nanti, Barton akan didampingi dua asisten wasit, David Morán dari El Salvador dan Antonio Pupiro dari Nikaragua.
Sementara itu, wasit asal Swedia Glenn Nyberg ditunjuk sebagai ofisial keempat guna memastikan jalannya pertandingan berlangsung sesuai standar FIFA.
"FIFA telah menunjuk Iván Barton untuk memimpin semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol." — Pengumuman penunjukan wasit FIFA. (14/7/2026)
Penunjukan Barton juga menarik perhatian karena sebelumnya ia menjadi sorotan setelah menerapkan aturan baru FIFA dengan memberikan kartu merah kepada pemain Paraguay, Miguel Almirón, yang menutupi mulut saat berbicara kepada lawan dalam pertandingan fase grup.
Baca Juga: Duel Dua Gaya Sepak Bola Eropa Warnai Semifinal Piala Dunia 2026, Prancis Tantang Dominasi Spanyol
Keputusan tersebut memicu perdebatan, namun FIFA tetap menilai Barton mampu menjalankan tugasnya secara profesional.
Di kubu Prancis, penjaga gawang cadangan Robin Risser meminta publik tidak meragukan integritas perangkat pertandingan.
Ia menegaskan seluruh wasit yang ditunjuk FIFA telah melalui proses seleksi yang ketat berdasarkan performa selama turnamen.
"Kami percaya kepada para ofisial yang telah dipilih FIFA. Mereka berada di sini karena kualitas dan kemampuan mereka." — Robin Risser. (14/7/2026)
Laga Prancis kontra Spanyol diprediksi berlangsung dalam tensi tinggi mengingat kedua tim merupakan kandidat kuat juara.
Oleh karena itu, keputusan-keputusan Barton di lapangan diyakini akan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pertandingan tetap berlangsung adil dan kondusif.
Dengan pengalaman memimpin berbagai kompetisi internasional sejak memperoleh lisensi FIFA pada 2018, Barton diharapkan mampu menjawab kepercayaan yang diberikan pada salah satu laga terbesar dalam kariernya.
Editor : M. Ainul Budi