RADAR JEMBER - Bursa transfer musim panas ini mulai memanas dengan persaingan klasik antara Juventus dan Inter Milan.
Kali ini, sorotan tertuju pada situasi menarik di Sassuolo yang melibatkan bek potensial, Tarik Muharemovic, dan bagaimana langkah ini bisa memicu efek domino bagi rencana transfer kedua raksasa Italia tersebut.
Masa depan Muharemovic, bek berbakat asal Bosnia, kini berada di persimpangan jalan.
Juventus, yang memiliki hak 50% atas hasil penjualan Muharemovic, awalnya sempat mempertimbangkan untuk “memulangkan” sang bek ke Continassa.
Namun, situasi berubah drastis karena besarnya minat dari klub Premier League. Leeds United dilaporkan telah melayangkan tawaran masif di angka 35-40 juta euro.
Angka ini terlalu menggiurkan untuk dilewatkan. Bagi Juventus, membiarkan Muharemovic hengkang ke Inggris akan mendatangkan dana segar sebesar 18-20 juta euro berdasarkan klausul tersebut, sebuah suntikan dana yang sangat krusial untuk melonggarkan anggaran dan membiayai target transfer lainnya.
Menurut laporan Gazzetta dello Sport, keputusan untuk mengorbankan Muharemovic bukanlah tanpa alasan.
CEO baru Juve, Carnevali dilaporkan berencana menggunakan dana tersebut untuk membuka kembali negosiasi demi mendapatkan Jhon Lucumì, yang juga diincar Inter Milan.
Baca Juga: FIFA Gempar! Jurnalis Prancis Bongkar Skenario 'Final Haram' Prancis vs Argentina Demi Uang!
Sementara itu, di pihak Juventus, mereka tidak hanya terpaku pada Lucumì. Direktur teknis baru Bianconeri, Massara juga dikabarkan telah mulai menjajaki kemungkinan untuk memboyong Fikayo Tomori, yang santer diberitakan akan meninggalkan AC Milan.
Dinamika ini menunjukkan betapa krusialnya beberapa hari ke depan bagi kedua klub. Inter Milan butuh kestabilan pertahanan yang baru, sementara Juventus butuh fleksibilitas finansial untuk menyempurnakan skuad asuhan Spalletti.
Editor : M. Ainul Budi