Radar Jember - Piala Dunia 2026 mungkin sudah berakhir bagi tim favorit Anda. Namun, turnamen masih menyisakan babak semifinal dan final yang terlalu seru untuk dilewatkan.
Beralih dukungan ke tim lain di fase krusial ini tidak lantas membuat Anda menjadi pencinta bola musiman. Empat raksasa yang tersisa—Argentina, Inggris, Prancis, dan Spanyol—masing-masing menawarkan drama dan karakter unik yang layak didukung.
Sebagai penghormatan, apresiasi juga patut diberikan kepada Belgia, Maroko, Norwegia, dan Swiss yang langkahnya terhenti di perempat final setelah mewarnai panggung dunia.
Berdasarkan peta kekuatan dan bursa taruhan di Amerika Serikat hingga Minggu (12/7/2026), berikut adalah panduan lengkap untuk memilih jagoan baru Anda:
1. Argentina: Misi Sejarah sang Juara Bertahan
- Pemain Kunci: Lionel Messi
- Nyanyian Suporter: Vamos, vamos Argentina (Ayo, Argentina)
Albiceleste tetap menjadi magnet utama berkat pesona kapten mereka, Lionel Messi. Di usia 39 tahun, Messi masih taji dengan memimpin bursa top skor lewat torehan 8 gol (menggenapi rekornya menjadi 21 gol sepanjang sejarah Piala Dunia).
Argentina kini membidik misi besar: menjadi negara pertama yang sukses mempertahankan trofi Piala Dunia putra sejak Brasil pada 1962.
- Cocok untuk Anda yang suka: Pilihan aman, dan magis pemain bernomor punggung 10.
2. Inggris: Ambisi Mengakhiri Kutukan Enam Dekade
- Pemain Kunci: Harry Kane dan Jude Bellingham
- Nyanyian Suporter: It’s coming home (Trofi akan pulang)
Meskipun memiliki kompetisi domestik paling populer, timnas putra Inggris belum pernah lagi mengangkat trofi mayor sejak menjuarai Piala Dunia 1966.
Kutukan 60 tahun ini coba dipatahkan oleh duet Harry Kane dan Jude Bellingham yang tampil tajam sepanjang turnamen.
Lagu It’s coming home kembali menggema sebagai simbol harapan, sekaligus bahan olok-olok rival jika mereka gagal lagi.
- Cocok untuk Anda yang suka: Band Oasis, simbol singa, dan sensasi menderita puluhan tahun.
3. Prancis: Armada Terkuat sang Favorit Juara
- Pemain Kunci: Kylian Mbappe dan Michael Olise
- Nyanyian Suporter: Allez les Bleus (Ayo, Si Biru)
Datang sebagai finalis edisi 2022 dan juara edisi 2018, Prancis ditempatkan oleh rumah taruhan sebagai kandidat terkuat juara tahun ini berkat performa mereka yang paling meyakinkan.
Turnamen ini juga menjadi panggung perpisahan pelatih legendaris Didier Deschamps, sosok yang memenangi Piala Dunia sebagai kapten (1998) dan pelatih (2018).
Di lini serang, Kylian Mbappe siap mengacak-acak pertahanan lawan dan kini bersanding dengan Messi di puncak daftar top skor (8 gol).
- Cocok untuk Anda yang suka: Menara ikonik, sampanye, dan lini serang yang mengerikan.
Baca Juga: Kubu Prancis Pecah Fokus? Tiga Bintang Ini Sengaja Hasut Michael Olise Gabung Real Madrid!
4. Spanyol: Tembokan Kokoh dan Darah Muda
- Pemain Kunci: Lamine Yamal dan Rodri
- Nyanyian Suporter: -
La Roja melangkah ke semifinal dengan catatan impresif: tidak kebobolan dalam lima laga awal, sebelum akhirnya jebol saat menumbangkan Belgia di perempat final.
Memadukan sepak bola penguasaan bola (possession football) dengan keseimbangan lini tengah dari Rodri, Spanyol juga bertumpu pada kreativitas Lamine Yamal di sektor sayap.
Yamal, yang merayakan ulang tahun ke-19 pada Senin (13/7/2026), kini tampil lebih matang setelah sebelumnya sukses mengantar Spanyol menjuarai Euro 2024 saat masih berusia 16 tahun.
- Cocok untuk Anda yang suka: Kemenangan clean sheet, taktik penguasaan bola, dan aksi winger muda berbakat.
Editor : Imron Hidayatullahh