RADAR JEMBER - Dunia sepak bola internasional kembali diguncang oleh isu kriminalitas kerah putih tingkat tinggi.
Kali ini, sorotan tajam mengarah ke tanah Amerika Latin, di mana badan intelijen dan penegak hukum paling disegani di dunia secara resmi meluncurkan investigasi besar-besaran terhadap otoritas sepak bola di sana.
FBI Turun Tangan Selidiki Dugaan Skandal di Tubuh Federasi Sepak Bola Argentina.
Kasus yang awalnya bergulir di ranah internal kini telah melebar menjadi masalah hukum internasional yang sangat serius setelah melibatkan otoritas yudisial dari luar negeri.
Dilansir dari media terkemuka Argentina, La Nacion, Departemen Kehakiman AS bersama FBI kini tengah mengusut dugaan tindak pidana pencucian uang dan penipuan perbankan yang melibatkan operasional keuangan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) di Amerika Serikat.
Penyelidikan intensif ini mulai membongkar satu per satu pihak eksternal yang diduga kuat menjadi jembatan aliran dana gelap komersial milik federasi.
Penyelidikan ini memusatkan perhatian pada peran perusahaan TourProdEnter LLC, yang dikelola oleh Javier Faroni dan Erika Gillette, sebagai perantara kontrak komersial AFA.
Baca Juga: Ini Statistik Lengkap Jelang Duel Prancis vs Maroko Babak Perempat Final Piala Dunia 2026
Otoritas AS diketahui sedang memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengusaha olahraga Guillermo Tofoni, serta mempertimbangkan pemanggilan pejabat dari pemerintahan Presiden Javier Milei untuk mendalami aliran dana yang dikelola di bawah kepemimpinan Claudio "Chiqui" Tapia dan Pablo Toviggino.
Kejutan terbesar dari penyelidikan ini adalah ditemukannya indikasi penyelewengan dana yang masuk ke rekening orang-orang yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan industri sepak bola.
Temuan awal menunjukkan bahwa terdapat pergerakan dana mencurigakan senilai US$57 juta dari total US$260 juta yang dikelola melalui bank-bank besar di AS.
Baca Juga: Jelang Quarter Final, Didier Deschamps Bikin Geger Ungkap Harapan Mengejutkan Ini Soal Wasit!
Dana tersebut diduga mengalir ke pihak-pihak yang tidak memiliki keterkaitan profesional, termasuk penerima bantuan sosial, keluarga pengurus AFA, dan entitas perusahaan cangkang.
Langkah hukum yang dipimpin oleh AS ini sejatinya merupakan tindak lanjut dari laporan domestik yang sudah tercium sejak dua tahun lalu.
Penyelidikan yang bermula dari laporan Kementerian Keamanan Argentina pada 2024 ini kini berfokus pada audit mendalam terhadap transaksi jutaan dolar tersebut untuk menentukan ada tidaknya pelanggaran hukum federal yang serius.
Dengan keterlibatan langsung dari hukum federal Amerika Serikat, nasib para petinggi AFA kini benar-benar berada di ujung tanduk, dan publik menunggu apakah skandal korupsi massal ini akan merembet ke sanksi berat bagi tim nasional mereka.
Editor : M. Ainul Budi