RADAR JEMBER - Masa depan lini serang raksasa Italia, Juventus, kini tengah berada di persimpangan jalan yang krusial. Salah satu striker potensial yang mereka miliki secara terbuka telah menyatakan komitmennya yang mendalam untuk terus mengabdi bagi panji Bianconeri, namun langkah tersebut dipastikan tidak akan berjalan dengan mudah.
Masa depan Jonathan David bersama Juventus masih menjadi tanda tanya menjelang musim 2026/27.
Meski menjalani musim debut yang tidak sesuai harapan, penyerang asal Kanada tersebut dikabarkan tidak ingin meninggalkan Turin setelah hanya satu tahun membela Bianconeri.
Setelah perjalanan Kanada di Piala Dunia berakhir, David dijadwalkan kembali ke Juventus untuk mengikuti persiapan pramusim pada pertengahan Juli.
Namun, tantangan terbesar bukan hanya soal performa di lapangan, melainkan bagaimana ia bisa mendapatkan kepercayaan dari pelatih baru Luciano Spalletti.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Spalletti menginginkan tipe penyerang yang memiliki karakter fisik lebih dominan.
Hal ini menjadi tantangan bagi David karena sang pelatih diyakini lebih menyukai striker yang mampu menjadi pemimpin lini depan secara fisik.
Meskipun demikian, David masih memiliki peluang untuk membuktikan diri.
Pemain berusia 26 tahun tersebut dikenal memiliki kecepatan, pergerakan tanpa bola, serta kemampuan penyelesaian akhir yang sebenarnya menjadi aset berharga.
Jika mampu menunjukkan perkembangan selama pramusim, peluangnya untuk bertahan masih terbuka.
Editor : M. Ainul Budi