RADAR JEMBER - Fikayo Tomori dilaporkan telah menolak tawaran untuk bergabung dengan Coventry City, meskipun manajemen AC Milan saat ini sangat ingin segera menjual sang bek pada bursa transfer musim panas ini.
Bek berusia 28 tahun tersebut dipastikan masuk dalam daftar jual setelah pelatih baru, Ruben Amorim, tidak memasukkannya ke dalam rencana taktik skuad Rossoneri untuk kompetisi musim depan.
Mengingat kontraknya yang baru akan kedaluwarsa pada Juni 2027, manajemen Casa Milan menyadari bahwa penjualan pada musim panas ini adalah sebuah langkah mutlak untuk memulihkan sebagian dari investasi 36 juta Euro saat mereka mendatangkannya secara permanen dari Chelsea pada 2021 lalu.
Harga jual Tomori saat ini telah dipatok secara rasional di kisaran angka 15 hingga 20 juta Euro.
Nominal tersebut nyatanya sangat mampu dipenuhi oleh kubu Coventry City yang baru saja mengamankan tiket promosi ke kasta tertinggi Liga Premier Inggris.
Namun, menurut laporan terkini dari media Italia, Sportmediaset, Tomori dengan tegas telah menutup pintu kemungkinan untuk bergabung dengan Coventry.
Penolakan ini sekaligus mengubur peluang reuni antara dirinya dengan sang mantan pelatih semasa berseragam Chelsea, Frank Lampard, yang saat ini menukangi klub asal Inggris tersebut.
Editor : M. Ainul Budi