RADAR JEMBER - Kelompok pendukung garis keras pendukung AC Milan yang paling dikenal, Curva Sud, secara resmi merilis pernyataan panjang menyusul peluncuran kampanye tiket musiman untuk kompetisi musim 2026/27.
Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan antara pihak Curva dan manajemen klub memang kerap diwarnai oleh ketegangan.
Kelompok suporter berulang kali menyuarakan tuntutan mereka, sementara pihak klub lebih banyak merespons dengan keheningan.
Ketidakharmonisan ini telah berdampak langsung pada atmosfer di San Siro, di mana Milan secara teratur harus bermain tanpa dukungan penuh.
Protes keras terhadap kebijakan pemilik RedBird, Gerry Cardinale, bahkan sempat direncanakan hingga ke Times Square, New York, setelah sebelumnya sempat bergaung di London.
Meskipun seruan untuk memboikot pembelian tiket musiman sempat disuarakan secara luas demi memberikan tekanan finansial kepada manajemen, Curva Sud kini secara tegas mengambil sikap yang berlawanan.
Melalui rilis resminya yang dilansir oleh MilanNews, mereka menjelaskan alasan kuat mengapa pembaruan tiket secara massal tetap menjadi opsi terbaik untuk melindungi identitas klub:
“Hari ini, 7 Juli, kampanye tiket musiman untuk musim 2026/2027 resmi dimulai. Kami tiba di acara ini di tengah musim panas yang penuh gejolak, ditandai dengan protes yang sah dan dapat dibenarkan terhadap klub yang dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan fokus utamanya pada keuntungan, dengan mengorbankan hasil olahraga dan menginjak-injak sejarah Klub kami.”
“Sementara seruan telah disuarakan dari berbagai kalangan untuk menentang tiket musiman, dengan tujuan yang dinyatakan untuk menyebabkan kerusakan finansial pada klub dan mengikuti contoh klub lain, KAMI, sebagai penggemar terorganisir, telah memutuskan untuk memperbarui tiket musiman kami secara massal, seperti yang diantisipasi pada pesta Sabtu lalu.”
Editor : M. Ainul Budi