RADAR JEMBER - Keberhasilan menembus babak delapan besar turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia seharusnya menjadi momen perayaan yang penuh sukacita.
Namun bagi salah satu pilar lini belakang mereka, malam bersejarah tersebut justru menyisakan luka psikologis mendalam yang mengubah masa depannya di tim nasional.
Manuel Akanji menyatakan bahwa ia tidak akan lagi bertanggung jawab atas tendangan penalti untuk tim nasional Swiss setelah kekalahan adu penalti ketiga mereka.
Bek pilar Inter Milan ini menyatakan bahwa ia tidak akan lagi bertanggung jawab atas tendangan penalti untuk tim nasional Swiss setelah kekalahan adu penalti ketiga mereka.
Pada pagi hari tanggal 8 Juli,Swiss mengamankan tempat mereka di perempat final Piala Dunia 2026 setelah menang 4-3 atas Kolombia dalam adu penalti, tetapi kegembiraan Manuel Akanji tidak lengkap.
Bek Inter Milan itu menyatakan bahwa dia tidak akan pernah lagi mengambil penalti untuk tim nasional setelah gagal mencetak gol dari titik penalti melawan Kolombia.
Ini adalah kali ketiga Akanji gagal mengeksekusi penalti saat bermain untuk tim nasional Swiss. Sebelum Piala Dunia 2026, bek berusia 31 tahun itu juga gagal mengeksekusi penalti di perempat final EURO 2020 dan EURO 2024.
Meskipun rekan-rekan setimnya tetap membantu Swiss mengalahkan Kolombia untuk melaju, Akanji sendiri tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
"Saya memberi tahu pelatih Murat Yakin bahwa itu akan menjadi penalti terakhir yang saya ambil. Itu bencana," ujar bek Swiss itu setelah pertandingan.
Akanji juga mengungkapkan alasan tembakan yang meleset itu. Menurutnya, keputusan untuk mengubah pikirannya di saat-saat terakhir merusak semua perhitungannya.
"Saya mengubah pikiran saya tepat sebelum menembak. Prinsip saya sejak lama adalah jangan pernah mengubah pikiran saat berada di depan bola. Saya sedikit terpeleset dan bola melayang sekitar 4 meter di atas gawang," sesalnya.
Kesalahan melawan Kolombia memperpanjang rentetan kenangan pahit Akanji dari titik penalti. Di EURO 2020, ia gagal dalam adu penalti, yang menyebabkan kekalahan Swiss melawan Spanyol . Tiga tahun kemudian, di EURO 2024, tendangannya kembali diselamatkan oleh kiper Jordan Pickford dalam pertandingan melawan Inggris.
Editor : M. Ainul Budi