RADAR JEMBER - Bentrokan akbar yang mempertemukan dua kekuatan besar dari benua berbeda di babak 16 besar Piala Dunia 2026 akhirnya menyisakan catatan yang sangat menarik untuk dikupas.
Laga hidup-mati antara Argentina dan Mesir tidak hanya menyajikan drama di atas lapangan, tetapi juga melahirkan perbandingan performa yang sangat mencolok di antara kedua tim.
Lionel Messi dan Mohamed Salah sama-sama menjalani fase yang banyak dianggap sebagai penampilan terakhir mereka di panggung terbesar sepak bola.
Baca Juga: HERE WE GO! Tonali Tak Jadi ke AC Milan, Tottenham Pilihan yang Tepat?
Hingga babak 16 besar Piala Dunia 2026, Argentina menjadi salah satu tim paling produktif di Piala Dunia dengan mencetak 11 gol, di mana Messi mencetak tujuh gol di antaranya. Albiceleste juga memiliki pertahanan yang cukup baik dengan kebobolan tiga gol.
Sementara Mesir baru mencetak enam gol. The Pharaohs juga kalah dari Argentina dari sisi kebobolan dengan empat gol.
Statistik serangan Argentina tidak serta merta menunjukkan bahwa Argentina tergantung terhadap Messi. Dalam dua laga terakhir, para pemain lain Tim Tanggo mulai masuk dalam papan skor.
Baca Juga: TERNYATA BENAR! Donald Trump Ngaku Telepon Langsung Presiden FIFA
Giovani Lo Celso dan Lautaro Martinez masing-masing mencetak satu gol saat melawan Yordania, sementara Lisandro Martinez mencetak satu gol saat Argentina menang dramatis melawan Cape Verde.
Selain dari pemain, cara mencetak gol Argentina juga semakin kaya. Pada pertandingan melawan Yordania dan Cape Verde, Argentina menunjukkan kemampuan mencetak gol dari situasi bola mati.
Editor : M. Ainul Budi