Radar Jember – Kebersamaan Roberto Martinez dengan Timnas Portugal resmi berakhir. Juru taktik asal Spanyol tersebut langsung mengumumkan pengunduran dirinya tak lama setelah Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan dipastikan tersingkir dari ajang Piala Dunia 2026.
Langkah Selecao das Quinas terhenti secara tragis di babak 16 besar setelah ditundukkan Spanyol di AT&T Stadium, Arlington, pada Selasa (7/7/2026) dini hari WIB. Pertandingan berjalan sangat sengit dengan kedua tim saling jual beli serangan.
Namun, petaka bagi Portugal lahir di masa injury time babak kedua ketika gelandang Arsenal, Mikel Merino, lolos dari jebakan offside setelah menerima umpan terobosan Ferran Torres dan sukses menaklukkan kiper Diogo Costa.
Baca Juga: Jadi Piala Dunia Terakhir, Simak Deretan Rekor Cristiano Ronaldo yang Sulit Dipatahkan
Kekalahan 0-1 itu tidak hanya membuat Spanyol melenggang ke perempat final, tetapi juga menghadirkan kesedihan mendalam bagi Cristiano Ronaldo yang menutup penampilan terakhirnya di Piala Dunia dengan derai air mata.
Di usianya yang menginjak 41 tahun, sang megabintang menyadari dirinya mustahil ikut serta dalam edisi Piala Dunia 2030 mendatang.
Merespons kegagalan tersebut, Roberto Martinez memilih pasang badan dan mengambil tanggung jawab penuh atas hasil minor ini dengan menyatakan mundur dari kursi kepelatihan.
“Itu memang benar, ini adalah laga terakhir saya bersama tim nasional Portugal,” demikian pernyataan pelatih asal Spanyol itu seusai laga, dinukil dari The Sun.
Mantan arsitek Everton dan Timnas Belgia itu menegaskan bahwa target utamanya saat menerima pinangan Portugal adalah merengkuh trofi juara dunia. Ketika misi itu gagal terwujud, ia merasa tidak ada alasan lagi baginya untuk bertahan.
Baca Juga: Pernyataan Mengejutkan Cristiano Ronaldo Usai Portugal Ditekuk Spanyol di Piala Dunia 2026
“Saya datang ke Portugal untuk menjuarai Piala Dunia dan saya pikir itu, tanpa menjuarainya, maka tidaklah masuk akal untuk tetap lanjut,” tambah Martinez.
Secara administratif, masa bakti Martinez bersama Portugal sejatinya memang akan habis pada akhir Juli ini. Dengan keputusan ini, Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) dipastikan tidak akan menyodorkan perpanjangan kontrak baru.
FPF kini berpacu dengan waktu untuk segera berburu nakhoda anyar sebelum bergulirnya kompetisi UEFA Nations League pada September mendatang, di mana Portugal dijadwalkan menghadapi dua laga berat melawan Wales dan Norwegia.
Editor : Imron Hidayatullahh