RADAR JEMBER - Jurnalis Italia, Sandro Sabatini, menyoroti situasi kontrak penyerang Juventus, Dusan Vlahovic, yang hingga kini belum mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak dengan klub.
Dalam tayangan di kanal YouTube pribadinya, Sabatini membandingkan kasus tersebut dengan pengalaman Alvaro Recoba saat masih membela Inter Milan.
Menurut Sabatini, pernyataan Vlahovic kepada petinggi Juventus, Damien Comolli, yang merasa diperlakukan tidak sebaik Jonathan David memang terdengar kontroversial.
Baca Juga: Resmi Gabung Real Madrid, Dumfries Sampaikan Salam Perpisahan Emosional untuk Inter Milan
Namun, ia menilai situasi seperti itu merupakan bagian dari dinamika negosiasi antara pemain dan klub.
Untuk memperkuat argumennya, Sabatini mengingat kembali kisah Recoba di Inter.
Ia mengatakan bahwa pemain asal Uruguay tersebut pernah memperpanjang kontraknya meski menerima gaji yang setara dengan Christian Vieri dan Ronaldo, padahal secara status dan kontribusi dinilai berada di bawah kedua bintang tersebut.
Baca Juga: Patah Hatinya Casemiro Usai Brasil Dibungkam Haaland
"Recoba memahami situasinya. Saat itu Massimo Moratti mengatakan bahwa Recoba ingin bertahan karena mencintai Inter. Namun, Recoba juga mengingatkan bahwa cinta kepada klub bukan berarti harus menerima segala kondisi tanpa pertimbangan," ujar Sabatini.
Melalui perbandingan tersebut, Sabatini menegaskan bahwa negosiasi kontrak tidak hanya didasarkan pada loyalitas terhadap klub, tetapi juga menyangkut penghargaan terhadap nilai dan posisi seorang pemain di dalam tim.
Hingga saat ini, masa depan Dusan Vlahovic di Juventus masih belum menemui kejelasan.
Belum adanya kesepakatan kontrak baru terus memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan sang striker meninggalkan Turin pada bursa transfer musim panas ini.
Editor : M. Ainul Budi