RADAR JEMBER - Tersingkirnya Timnas Brasil dari Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Norwegia membuat berbagai keputusan Carlo Ancelotti kembali menjadi sorotan.
Salah satu yang paling banyak diperdebatkan adalah pilihannya untuk tidak membawa João Pedro ke skuad Piala Dunia.
Penyerang yang tampil impresif bersama klubnya itu sebelumnya dinilai banyak pihak layak mendapat kesempatan membela Selecao.
Baca Juga: Bos AC Milan Ini Seakan Tiada Hari Tanpa Mengkritik Ronaldo, Ada Apa Sebenarnya?
Namun, Ancelotti justru tetap memberikan kepercayaan kepada Neymar, yang menjalani apa yang diyakini banyak orang sebagai "last dance" bersama Timnas Brasil di ajang Piala Dunia.
Setelah Brasil gagal melangkah lebih jauh, keputusan tersebut langsung memicu perdebatan di kalangan suporter.
Baca Juga: Bagan Perempat Final Piala Dunia 2026 Sudah Mulai Terpetakan, Sisi Kiri Lebih Keras?
Sebagian menilai Brasil kehilangan sosok penyerang yang sedang berada dalam performa terbaiknya, sementara yang lain beranggapan pengalaman Neymar tetap menjadi aset berharga bagi tim.
Di media sosial, banyak penggemar bahkan menyebut Ancelotti terlalu mengedepankan nama besar dibanding performa terkini pemain.
Nama Joao Pedro pun terus disebut-sebut sebagai pemain yang seharusnya mendapat tempat di skuad Brasil.
Editor : M. Ainul Budi