RADAR JEMBER 0 Gol penyama kedudukan Kroasia (90+13') dianulir karena Mario Pašalić terjebak offside tipis sebelum Josko Gvardiol mencetak gol.
Drama dimulai saat umpan silang Ivan Perišić disundul oleh Igor Matanović, lalu bola mengenai punggung bek Portugal, Renato Veiga.
Bola liar itu langsung disambar Pašalić dan berujung gol. Skuad Kroasia sempat protes keras karena mengira laga akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Namun, VAR menyatakan gol tersebut tidak sah karena bola yang mengenai Renato Veiga murni pantulan tidak sengaja (deflection).
Berdasarkan aturan FIFA, hukum offside tetap dihitung sejak sundulan terakhir pemain Kroasia, yaitu Matanović.
Karena Pašalić sudah berdiri lebih maju dari bek Portugal saat bola disundul, wasit membatalkan gol dan mengunci kemenangan 2-1 Portugal untuk lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Sementara itu dalam akun instagram forum_wasit_idn gol Kroasia itu juga dijelaskan bahwa sesuai LOTG benar offside.
Baca Juga: Ternyata Olise Lebih Nyaman Dimainkan di Posisi Ini, Prancis Auto Juara Pildun?
Dalam postingan terbarunya, captionnya, forum wasit mengulas lebih detail mengenai gol anulir tersebut.
𝗗𝗘𝗟𝗜𝗕𝗘𝗥𝗔𝗧𝗘 𝗣𝗟𝗔𝗬? 𝗡𝗢!
Sudah empat tahun berlalu dan 95% orang masih belum memahami dengan baik apa yang dimaksud dengan (deliberate play) "permainan yang disengaja" terkait dengan pelanggaran offside dalam hukum ke-11 peraturan permainan. Saya sepenuhnya setuju bahwa itu membingungkan. Jangan gunakan definisi santai Anda tentang disengaja. Anda harus menggunakan pertimbangan yang diberikan dalam Peraturan Permainan (LOTG)
Dalam sepak bola, deliberate play (permainan yang disengaja) adalah situasi di mana pemain bertahan dengan sengaja memainkan bola. Jika bola tersebut jatuh ke kaki pemain penyerang yang berada di posisi offside, penyerang tersebut tidak dianggap melakukan pelanggaran offside dan permainan tetap dilanjutkan.
Kriteria Deliberate Play (Permainan yang Disengaja) :
• Seorang pemain dianggap memainkan bola secara sengaja jika ia menguasai bola dan memiliki kemungkinan untuk melakukan operan kepada rekan satu tim.
• Menguasai bola sepenuhnya.
• Membuang atau menghalau bola (seperti menyundul atau menendang).
Pertanyaan besar muncul, apakah Renato Viega (13) melakukan permainan yang disengaja dimana bola mengenai kepalanya?
Baca Juga: UNIK! VAR Lukaku di Laga Belgia Ini Bikin Geli Warganet, Kenapa?
𝗞𝗿𝗶𝘁𝗲𝗿𝗶𝗮 𝗕𝗼𝗹𝗮 𝗗𝗲𝗳𝗹𝗲𝗰𝘁𝗶𝗼𝗻 (𝗣𝗮𝗻𝘁𝘂𝗹𝗮𝗻/𝗕𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗗𝗶𝘀𝗲𝗻𝗴𝗮𝗷𝗮)
• Jika bola memantul ke penyerang offside akibat situasi berikut, maka pelanggaran offside tetap berlaku
Pada kasus Gol Kroasia yang dianulir ini jelas permainan yang 'TIDAK' disengaja atau pantulan bola tidak disengaja. Terlihat pemain bertahan Portugal mencoba menghindari bola yang justru mengenai kepala. Hal inilah membuat interpretasi wasit menganggap pemain bertahan dianggap tidak sengaja memainkan bola.
𝗙𝗜𝗡𝗔𝗟 𝗗𝗘𝗖𝗜𝗦𝗜𝗢𝗡 : 𝗢𝗙𝗙𝗦𝗜𝗗𝗘
Editor : M. Ainul Budi