Radar Jember — Jagat maya kembali dihebohkan oleh aksi Cristiano Ronaldo di lapangan hijau.
Megabintang tim nasional Portugal tersebut tertangkap kamera diduga kuat melafalkan kalimat "Bismillah" tepat sebelum sukses mengeksekusi penalti krusial ke gawang Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Ronaldo tampil sebagai pahlawan sekaligus magnet utama saat memimpin Portugal menang tipis 2-1 atas Kroasia pada Jumat (3/7/2026) pagi WIB.
Momen ikonik tersebut terjadi di menit ke-68 saat Portugal dihadiahi penalti dalam situasi tensi tinggi.
Sebelum mengambil ancang-ancang tendangan, kamera siaran langsung menangkap momen CR7 komat-kamit membisikkan sesuatu untuk memotivasi dirinya sendiri.
Warganet dan penggemar yang jeli melihat tayangan ulang sangat meyakini bahwa penyerang berusia 41 tahun itu mengucapkan frasa suci umat Muslim yang biasa dilafalkan sebelum memulai hal penting.
Potongan video momen tersebut langsung viral dan menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Banyak fans bersaksi mendengar dengan jelas ucapan tersebut sebelum CR7 melepaskan sepakan keras yang menaklukkan kiper Kroasia, Dominik Livakovic, untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Aksi religius di lapangan hijau ini sebenarnya bukan yang pertama bagi Ronaldo.
Sejak berkarier di Arab Saudi bersama Al Nassr, ia memang beberapa kali kedapatan mengucapkan "Bismillah" sebelum mengeksekusi tendangan bebas atau penalti sebagai metodenya untuk menenangkan diri dan menjaga fokus.
Gol penyeimbang di BMO Field ini tidak hanya menyelamatkan wajah Portugal, tetapi juga membawa Ronaldo mengukir sejarah baru.
Ia kini resmi menyandang status sebagai pencetak gol tertua sepanjang sejarah Piala Dunia, sekaligus mencatatkan gol pertamanya di fase gugur turnamen paling bergengsi di bumi ini.
Dalam laga tersebut, Kroasia sebenarnya sempat memimpin lebih dulu pada menit ke-53. Portugal akhirnya berhasil mengunci tiket lolos ke babak 16 besar secara dramatis berkat gol Goncalo Ramos pada menit ke-90+4.
Kroasia sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-90+13, tetapi gol tersebut dianulir oleh wasit. Di babak berikutnya, Portugal sudah ditunggu oleh rival abadi mereka, Spanyol.
Editor : Imron Hidayatullahh