RADAR JEMBER - Semua orang terkejut dengan gol Kolombia yang dianulir saat melawan Portugal karena offside tipis Davinson Sánchez.
Padahal, gol tersebut seharusnya bisa memberikan kemenangan bagi Kolombia
Namun, banyak yang lupa bahwa Romelu Lukaku juga pernah mengalami hal serupa, ketika golnya dianulir karena posisi yang dianggap sedikit lebih maju atau offside yang tidak biasa.
Bagi sebagian orang keputusan itu mengejutkan, sementara yang lain justru menganggapnya lucu.
VAR sudah punya reputasi buruk. Tapi selama UEFA Euro 2024, itu mencapai tingkat kekonyolan yang baru.
Romelu Lukaku beberapa kali golnya dianulir karena offside yang begitu tipis sampai selisihnya cuma beberapa sentimeter di layar.
Gambar dari sistem menunjukkan silhuet striker Belgia itu dengan sebagian kecil tubuhnya menonjol melewati garis pertahanan.
Ketika media sosial melihat dengan tepat bagian mana dari garis luar tubuhnya yang tampak berada di depan, bahkan tidak butuh lima detik bagi semua orang untuk sampai pada kesimpulan yang sama: Lukaku, menurut meme-meme itu, menjadi korban anatominya sendiri.
Tentu saja, VAR tidak mengukur atau mendeteksi itu, secara teknis sistem ini menganalisis bahu, pinggul, dan anggota tubuh, tapi itu sama sekali tidak membuat momen itu jadi kurang lucu.
Ribuan pengguna membagikan gambar itu dengan lelucon yang sama, dan meme tersebut menyebar lebih cepat daripada serangan balik mana pun di turnamen itu.
Pada akhirnya, Lukaku menutup Euro dengan hampir tidak ada yang bisa dirayakan, dan sepak bola mendapatkan salah satu meme paling berkesan.
Editor : M. Ainul Budi