RADAR JEMBER - Sebuah potongan video viral di sosial media memperlihatkan gestur Rayan Cherki yang seolah tak mau ngobrol dengan pelatih prancis.
Usai laga kemenangan 3-0 atas Swedia. Reaksi Rayan Cherki terhadap Didier Deschamps setelah pertandingan melawan Swedia telah menjadi viral.
Dalam video tersebut, terlihat bagaimana pelatih tim nasional Prancis itu memberi selamat dan memeluk Aurélien Tchouaméni.
Baca Juga: Lolos Liga Champions! Manajemen AS Roma Siap Belanja Pemain Besar-besaran
Kemudian, ia mencoba melakukan hal yang sama kepada Cherki, namun sang pemain menghindari kontak dan mengabaikannya hingga tiga kali.
Setelah menyadari bahwa ia bahkan tidak mendapatkan lirikan darinya, Deschamps akhirnya pergi.
Kekesalan Cherki dapat dimengerti. Ia baru saja menjadi pemain inti dalam 30 pertandingan bersama Manchester City dan telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain paling mematikan di tim, sehingga banyak yang berharap ia mendapatkan peran lebih besar di tim nasional.
Namun, ia tidak pernah menjadi pemain inti dalam satu pertandingan pun dan hanya bermain total 58 menit dalam lima pertandingan, yang berarti rata-rata hanya 12 menit per pertandingan.
Namun, posisi Deschamps juga bisa dipahami. Prancis memiliki jumlah talenta ofensif yang sulit ditandingi: Rayan Cherki, Kylian Mbappé, Michael Olise, Désiré Doué, Bradley Barcola, Marcus Thuram, Jean-Philippe Mateta, dan Warren Zaïre-Emery.
Dengan persaingan seperti itu, hampir mustahil untuk memberikan menit bermain kepada semua orang dan menjaga pemain di level tersebut tetap puas.
Senegal 3 menit — (cadangan)
Irak 22 menit — (cadangan)
Norwegia 25 menit — (cadangan)
Swedia 8 menit — (cadangan)
Editor : M. Ainul Budi