RADAR JEMBER - Pelatih Brasil Carlo Ancelotti menjelaskan kenapa ia tidak merayakan kemenangan Brasil secara berlebihan setelah gol telat Gabriel Martinelli ke gawang Jepang.
Ancelotti berkata:
"Orang-orang bertanya kenapa saya tidak merayakan dengan heboh. Tapi sepak bola juga tentang rasa hormat."
"Ya, kami senang karena menang, tetapi saya melihat tim Jepang yang sudah memberikan segalanya di lapangan. Mereka bermain dengan sangat berani, dan saya tahu betapa sakitnya menerima kekalahan seperti itu."
Baca Juga: Dukun Ghana Ini Bikin Geger Lagi, Sekarang Ramalkan Ronaldo Juara?
"Tentu saja, di dalam hati saya ikut merayakan karena tugas saya adalah membawa Brasil lolos, dan itu memang tujuan kami. Tetapi saya sudah sangat lama berada di dunia sepak bola dan sudah merasakan kemenangan maupun kesedihan."
"Kadang-kadang, cara terbaik untuk menghormati lawan adalah tetap rendah hati, bahkan saat kita sedang berada di momen kemenangan terbesar."
Baca Juga: Siap Begadang Malam Ini? Cek Jadwal Lengkap dan Siaran Langsung 32 Besar Piala Dunia Nanti
"Jepang membuat kami kesulitan selama 95 menit. Mereka pantas mendapatkan rasa hormat, bukan perayaan yang berlebihan."
"Brasil memang berhasil lolos, tetapi kami tahu masih banyak yang harus diperbaiki. Malam ini kami merayakan kelolosan, tetapi besok kami harus kembali bekerja, karena perjalanan menuju Piala Dunia akan menjadi semakin sulit dari sini."
Editor : M. Ainul Budi