Radar Jember – Jepang kembali menjadi harapan Asia di Piala Dunia 2026. Samurai Biru memastikan tempat di babak 32 besar setelah tampil konsisten sepanjang fase grup.
Kini, tantangan sesungguhnya menanti. Wakil Asia itu harus berhadapan dengan Brasil, salah satu kandidat kuat juara dunia.
Tim asuhan Hajime Moriyasu mengawali perjalanan di Grup F dengan hasil positif.
Baca Juga: Hantu Oktober 2025 dan Misi Penebusan Dosa Brasil di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Menghadapi Belanda yang lebih diunggulkan, Jepang mampu mencuri satu poin setelah bermain imbang 2-2.
Hasil tersebut menjadi modal penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri menghadapi dua laga berikutnya.
Kepercayaan diri itu terbukti saat bertemu Tunisia. Jepang tampil agresif sejak awal pertandingan dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 4-0.
Baca Juga: Tak Tersentuh Kekalahan, Brasil Menapak Mulus Menuju Fase Gugur
Lini depan tampil tajam, sementara pertahanan bermain disiplin sehingga lawan nyaris tidak mendapat ruang untuk mengembangkan permainan.
Pada laga terakhir penyisihan grup, Jepang menghadapi Swedia.
Duel berlangsung ketat hingga kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1.
Tambahan satu poin sudah cukup mengantarkan Samurai Biru finis sebagai runner-up Grup F sekaligus mengamankan tiket ke fase gugur.
Sepanjang babak penyisihan, Jepang belum sekalipun menelan kekalahan.
Mereka mengoleksi satu kemenangan dan dua hasil imbang.
Catatan itu memperlihatkan perubahan karakter permainan Jepang yang kini lebih tenang dalam menguasai pertandingan sekaligus efektif saat memanfaatkan peluang.
Baca Juga: Vinicius Jadi Andalan, Ancelotti Siapkan Wajah Baru Lini Depan Brasil
Keberhasilan tersebut bukan datang secara kebetulan. Jepang merupakan salah satu tim paling stabil di Asia dalam beberapa tahun terakhir.
Mereka juga menjadi negara pertama dari zona Asia yang memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 melalui jalur kualifikasi, jauh sebelum kompetisi dimulai.
Kini fokus Jepang tertuju pada duel melawan Brasil. Di atas kertas, kualitas individu pemain Selecao memang masih berada satu tingkat di atas.
Namun, Moriyasu memiliki alasan untuk tetap optimistis.
Anak asuhnya pernah menaklukkan Brasil 3-2 dalam laga uji coba pada Oktober 2025, hasil yang hingga kini masih dikenang sebagai salah satu kemenangan terbesar Jepang atas raksasa Amerika Selatan itu.
Laga di babak 32 besar nanti menjadi kesempatan bagi Jepang untuk kembali menorehkan sejarah.
Jika mampu melewati Brasil, Samurai Biru bukan hanya menjaga asa lolos lebih jauh, tetapi juga membuktikan bahwa wakil Asia kini layak diperhitungkan sebagai penantang serius di Piala Dunia 2026. (dhi)
Editor : M ADHI SURYA