Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Hantu Oktober 2025 dan Misi Penebusan Dosa Brasil di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

M Adhi Surya • Senin, 29 Juni 2026 | 21:25 WIB
Ilustrasi Brasil VS Jepang. (M. ADHI SURYA/AI/RADAR JEMBER)
Ilustrasi Brasil VS Jepang. (M. ADHI SURYA/AI/RADAR JEMBER)

Radar Jember – Fase gugur Piala Dunia 2026 langsung menyajikan partai yang memancing memori buruk bagi Timnas Brasil.

Tampil gagah sebagai penguasa Grup C tanpa tersentuh kekalahan, skuad asuhan Carlo Ancelotti ini harus berhadapan dengan Jepang di Babak 32 Besar. 

Laga penentuan yang akan digelar di Stadion Houston, Selasa (30/6) dini hari WIB ini, di atas kertas memang menempatkan Tim Samba sebagai unggulan mutlak.

Baca Juga: KEJAR TERUS! Inter Milan Belum Menyerah Kejar Curtis Jones, Liverpool Diminta Turunkan Harga

Namun, ada sisi lain yang membuat laga krusial ini terasa lebih mencekam bagi kubu Amerika Selatan tersebut. 

Publik Brasil tentu belum lupa pada tragedi pertengahan Oktober 2025 lalu. 

Dalam sebuah laga persahabatan, secara mengejutkan Jepang sukses membungkam Brasil dengan skor tipis 3-2. 

Baca Juga: Terus Melestarikan Seni Tradisi Ronjengan Bondowoso: Harus Dimainkan dan Diwariskan

Luka lama itulah yang kini menjadi hantu psikologis bagi para pemain, membuktikan bahwa jubah kebesaran lima kali juara dunia tidak selalu membuat lawan gentar.

Tekanan terbesar kini otomatis bersandar di pundak Carlo Ancelotti. Pelatih berpaspor Italia itu dituntut tidak hanya meracik taktik kemenangan, tetapi juga mengembalikan muruah permainan tim yang sempat ternoda oleh skuad Samurai Biru. 

Absennya winger andalan Raphinha akibat cedera hamstring jelas memaksa sang entrenador memutar otak lebih keras demi menjaga keseimbangan lini serang tanpa mengorbankan pertahanan.

Beruntung, ketajaman Vinicius Junior sedang berada di titik didih tertinggi. 

Bintang Real Madrid ini nyaris bekerja sendirian menjadi motor utama serangan Brasil selama babak penyisihan grup. 

Torehan empat gol dari tiga laga awal membuktikan bahwa Vini adalah ancaman paling nyata, sekaligus pelipur lara atas hilangnya kecepatan Raphinha di sektor sayap.

Di sisi lain, teka-teki mengenai kebugaran Neymar perlahan mulai menemui titik terang. 

Baca Juga: AS Roma Berpacu dengan Waktu demi Penuhi Aturan UEFA, Koné Jadi Kunci Penjualan

Setelah sempat dihantam cedera betis yang membuatnya menepi, sang bintang veteran sudah mencicipi rumput lapangan pada 15 menit terakhir saat Brasil melibas Skotlandia. 

Meski diprediksi tidak akan dipaksakan tampil penuh sejak menit awal, kehadiran Neymar di bangku cadangan tetap menjadi kartu truf mematikan yang siap diturunkan Ancelotti jika kebuntuan terjadi.

Kubu Jepang sendiri datang ke Texas dengan dada membusung. 

Baca Juga: Baru Berusia 12 Tahun, Petinju Cilik Asal Arjasa Jember Sukses Guncang Ring Nasional Piala Wali Kota Surabaya!

Lolos susah payah sebagai runner-up Grup F, skuad besutan Hajime Moriyasu ini mengantongi modal kepercayaan diri yang sangat langka dimiliki tim lain: mereka tahu persis cara meruntuhkan mental Brasil. 

Moriyasu diyakini akan kembali mengandalkan transisi super cepat dan pressing ketat yang terbukti efektif menguras stamina bek-bek lawan setahun yang lalu.

Pertandingan ini pada akhirnya akan menjadi ajang adu kecerdikan taktik antara pragmatisme mematikan Brasil ala Ancelotti, melawan etos kerja kolektif spartan khas Jepang. 

Samurai Biru dipastikan tidak akan bermain memarkir bus. Mereka siap meladeni permainan terbuka dan mengeksploitasi setiap jengkal ruang kosong jika pertahanan Brasil terlalu asyik membantu serangan.

Bagi Brasil, laga ini adalah harga mati yang tak bisa ditawar. 

Kemenangan tidak hanya akan menyegel tiket ke babak 16 besar untuk menantang pemenang antara Pantai Gading atau Norwegia, tetapi juga menjadi pembuktian mental juara mereka. 

Jika sampai tergelincir lagi oleh lawan yang sama, publik Brasil di tanah air dipastikan alias penduduk medsos nusantara tidak akan memberikan ampunan. (dhi)

Editor : M ADHI SURYA
#bagan 32 besar #piala dunia 2026 #brasil #Jepang