Radar Jember - Genderang perang babak gugur (knockout stage) Piala Dunia FIFA 2026 resmi ditabuh.
Menyusul tuntasnya laga-laga pamungkas yang sarat drama di Grup G hingga L, sebanyak 32 tim terbaik kini telah mengonfirmasi tempat mereka di bagan pertandingan fase gugur perdana dengan format 48 kontestan ini. Tidak ada lagi kesempatan kedua; menang atau angkat koper.
Melansir dari berbagai sumber, pada Minggu (28/6/2026), kekuatan tradisional sepak bola Eropa dan Amerika Selatan terbukti masih terlalu tangguh.
Baca Juga: Martinez Bela Ronaldo Mainkan 90 Menit Full di Laga Terakhir Babak Grup, Ini Alasannya
Negara-negara unggulan seperti sang juara bertahan Argentina, Prancis, Inggris, hingga Spanyol berhasil lolos dengan meyakinkan setelah mendominasi dan mengunci status sebagai juara di grup masing-masing.
Kendati raksasa-raksasa dunia sukses mengamankan posisi menguntungkan di bagan turnamen, babak 32 besar kali ini diprediksi tidak akan berjalan mudah bagi tim unggulan.
Format gugur yang kejam siap menyajikan duel-duel bertensi tinggi, terlebih dengan hadirnya tim-tim mapan Asia dan zona CONCACAF seperti Jepang, Kanada, Meksiko, serta sang tuan rumah Amerika Serikat yang siap memanfaatkan keuntungan publik sendiri.
Baca Juga: PSG Siap Bajak Khephren Thuram dari Juventus, Manajemen Pagari dengan Harga Segini
Namun, catat satu hal: kejutan besar yang sempat mewarnai matchday terakhir Grup A hingga F menjadi sinyal bahaya bagi siapa pun yang lengah.
Selain tim mapan, sorotan utama tertuju pada potensi ledakan tim "kuda hitam" yang siap menjegal para favorit juara demi merebut tiket berharga ke babak 16 besar. Maroko, semifinalis edisi lalu, bersama Kolombia yang tampil impresif sepanjang fase grup, diprediksi menjadi batu sandungan terbesar di bagan kali ini.
Dengan jalur knockout yang semakin mengerucut menuju partai final di MetLife Stadium pada 19 Juli mendatang, kesalahan sekecil apa pun di babak 32 besar ini dipastikan akan dibayar mahal.