Radar Jember - Kroasia sukses merebut posisi runner-up Grup C setelah memenangi laga sengit melawan pesaing langsung mereka, Ghana, dengan skor tipis 2-1.
Gol penentu kemenangan tim asuhan Zlatko Dalic dicetak oleh Nikola Vlasic pada menit ke-83 memanfaatkan umpan matang Luka Modric.
Atas hasil ini, Kroasia berhak melaju ke babak 32 besar untuk menantang peringkat kedua Grup K, antara Portugal atau Kolombia. Sementara Ghana, yang finis di peringkat ketiga, akan menghadapi jawara dari Grup K tersebut.
Perombakan Strategi dan Dominasi Awal
Memasuki laga hidup-mati ini, kedua tim sama-sama melakukan tiga pergantian di starting eleven. Di kubu Kroasia, Petar Susic, Nikola Vlasic, dan Ante Budimir masuk menggantikan Josko Gvardiol, Mario Pasalic, serta Peter Musa.
Di sisi lain, Ghana memasukkan Kamaldeen Sulemana, Elisha Owusu, dan Derrick Luckassen untuk menggantikan Jerome Opoku, Caleb Yirenkyi, dan Inaki Williams.
Sejak peluit pertama berbunyi, Kroasia langsung mengambil inisiatif penguasaan bola.
Pendekatan ini sempat direspons dengan sorakan ejekan dari tribun penonton karena The Black Stars—julukan Ghana—sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos, sementara Kroasia dibayangi hantu eliminasi jika sampai kalah.
Kroasia membuka peluang emas pada menit ke-15 saat tendangan Vlasic membentur tiang gawang. Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-30.
Menerima umpan Mateo Kovacic, Petar Susic melepaskan sepakan keras dari jarak 20 meter yang melewati sela kaki Luckassen sebelum bersarang telak di pojok gawang Ghana, mengubah skor menjadi 1-0.
Ghana mencoba membalas lewat bomber Manchester City, Antoine Semenyo. Sayang, tendangan melengkungnya masih meleset tipis di samping gawang Dominik Livakovic.
Drama VAR dan Sundulan Emas Vlasic
Memasuki babak kedua, Ghana langsung menggebrak. Pemain pengganti Issahaku Fatawu hampir menyamakan kedudukan, namun sepakannya masih melambung di atas mistar. Setelah momen tersebut, laga sempat berjalan alot karena kedua tim tampil disiplin di lini belakang.
Asa Ghana membubung tinggi ketika mereka berhasil menyamakan skor lewat skema bola mati. Derrick Luckassen sukses mengonversi tendangan bebas Ernest Nuamah dengan sontekannya. Gol ini sempat ditinjau ulang oleh VAR karena Kwasi Sibo berdiri dalam posisi offside.
Baca Juga: Jadwal Piala Dunia 2026 Minggu 28 Juni: Ronaldo Siap Unjuk Gigi Lagi
Namun, wasit Drew Fischer asal Kanada menilai Sibo tidak menghalangi pandangan kiper dan tetap mengesahkan gol tersebut menjadi 1-1.
Petaka bagi Ghana datang pada menit ke-83. Berawal dari umpan sepak pojok akurat yang dilepaskan sang kapten, Luka Modric, Nikola Vlasic yang berdiri bebas di tiang jauh sukses menanduk bola dengan keras ke gawang Benjamin Asare.
Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Kroasia.
Tak hanya meloloskan negaranya, assist emas dari Luka Modric (40 tahun) di laga ini resmi menobatkan dirinya sebagai pemberi umpan gol tertua sepanjang sejarah gelaran Piala Dunia.