RADAR JEMBER - Kedatangan Ruben Amorim di kursi kepelatihan AC Milan benar-benar membawa angin perubahan yang sangat radikal. Pelatih asal Portugal tersebut kini tengah bersiap meluncurkan revolusi taktik besar-besaran di San Siro.
Tidak main-main, Amorim dikabarkan langsung mendesak manajemen Rossoneri untuk memboyong dua bek tengah muda paling potensial di Eropa saat ini: Antonio Silva dari Benfica dan Goncalo Inacio dari Sporting Lisbon.
Langkah berani ini diambil demi memuluskan transisi formasi andalan Amorim, yaitu skema tiga bek sejajar (3-4-3 atau 3-5-2).
Baca Juga: Inter Milan Kepincut Carvaja! Mulai Negosiasi?
Sistem ini dinilai membutuhkan bek-bek modern yang tidak hanya kokoh dalam bertahan, tetapi juga piawai dalam membangun serangan dari lini belakang (ball-playing defender).
Keseriusan AC Milan dalam memburu tanda tangan kedua pemain ini pun bukan sekadar rumor belaka. Ruben Amorim sendiri secara terbuka telah mengakui kualitas luar biasa yang dimiliki oleh Antonio Silva dan Goncalo Inacio. Sang pelatih bahkan tidak ragu melemparkan pujian tinggi kepada kedua bek muda tersebut.
"Antonio Silva dan Goncalo Inacio adalah dua pemain dengan kualitas luar biasa yang bisa bermain di klub mana pun di dunia," ujar Ruben Amorim dengan penuh keyakinan saat berbicara mengenai target transfernya.
Baca Juga: Update Sabtu 27 juni Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 Sistem Gugur
Lebih lanjut, Amorim juga memberikan pandangannya mengenai gaya bermain kedua pemain yang dinilai sangat cocok untuk melengkapi strategi barunya di Milan.
"Silva memiliki kekuatan fisik dan kedewasaan yang mengesankan untuk usianya, sementara Inacio menawarkan keunggulan teknis yang jarang ditemukan pada bek tengah kidal," tambah mantan pelatih Sporting Lisbon tersebut.
Namun, ambisi besar Amorim ini dipastikan tidak akan berjalan mudah dan murah. Baik Benfica maupun Sporting Lisbon dilaporkan sama sekali tidak berniat menjual aset berharga mereka dengan harga diskon. AC Milan dipaksa harus merogoh kocek sangat dalam karena kedua klub Portugal tersebut hanya mau melepas pemainnya jika klausul rilis mereka ditebus secara penuh.
Editor : M. Ainul Budi