Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Intip Jadwal Babak 32 Besar dan Potensi Duel Terakhir Messi vs Ronaldo! Begini Skenario Gila Format Baru Piala Dunia 2026

Imron Hidayatullahh • Jumat, 26 Juni 2026 | 13:19 WIB
Momen Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi saat dalam suatu pertandingan. (T-Sport)
Momen Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi saat dalam suatu pertandingan. (T-Sport)

Radar Jember – Pergelaran Piala Dunia 2026 dipastikan menyajikan atmosfer yang jauh berbeda dibandingkan edisi-edisi sebelumnya seiring dengan langkah revolusioner FIFA yang menghadirkan format baru berkekuatan 48 negara peserta.

Perubahan masif ini otomatis mengubah arsitektur kompetisi, di mana babak gugur kini tidak lagi dimulai dari fase 16 besar, melainkan diperpanjang sejak babak 32 besar.

Meskipun saat ini sejumlah negara raksasa sudah mengamankan tiket kelolosan, sebagian besar pasangan pertandingan di fase gugur masih harus menunggu kalkulasi hasil laga pamungkas di masing-masing grup.

Baca Juga: Iman PSG Mulai Diuji! Kolo Muani Desak Kepindahan ke Juventus, Tapi Raksasa Prancis Masih Jadi Penghalang Utama!

Sebagai edisi perdana yang melibatkan 48 kontestan, seluruh peserta dipetakan ke dalam 12 grup yang masing-masing dihuni oleh 4 tim nasional.

Melalui regulasi anyar ini, kuota 32 tim yang melaju ke fase sistem gugur akan diambil dari 12 negara berstatus juara grup, 12 negara sebagai runner-up grup, serta dilengkapi oleh 8 tim peringkat ketiga terbaik.

Skema ini menjadi angin segar karena finis di urutan ketiga tidak lagi otomatis membuat sebuah tim angkat koper lebih awal.

Sebanyak 8 tim peringkat ketiga dengan performa paling produktif tetap berhak melanjutkan mimpi mereka ke fase knockout.

Baca Juga: New York City FC Bawa Uang Sekoper, AC Milan Langsung Pasang Badan Sambil Beri Jawaban Menohok Soal Christian Pulisic!

Sistem baru ini secara tidak langsung membuat laga pemungkas fase grup menjadi jauh lebih krusial karena hampir seluruh tim masih memiliki napas untuk lolos.

Begitu seluruh rangkaian pertandingan di fase grup rampung, posisi akhir di papan klasemen akan langsung mengunci jalur masing-masing negara menuju partai final.

Bagan knockout sendiri sejatinya sudah memperlihatkan proyeksi calon lawan sejak babak 32 besar, 16 besar, perempat final, semifinal, hingga laga puncak.

Namun, selama peluit panjang fase grup belum benar-benar dibunyikan di seluruh stadion, sebagian besar peta pasangan pertandingan masih sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti fluktuasi hasil klasemen akhir.

Berdasarkan jadwal sementara yang telah terbentuk, babak 32 besar akan digulirkan mulai tanggal 28 Juni dengan menyajikan duel sengit antara Afrika Selatan melawan Kanada. Berlanjut pada tanggal 29 Juni, giliran raksasa Brasil yang akan ditantang oleh runner-up dari Grup F.

Pada hari yang sama, Jerman dijadwalkan bersua dengan salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari Grup A/B/C/D/F, sementara jawara Grup F akan menghadapi Maroko. Memasuki tanggal 30 Juni, persaingan dihangatkan oleh bentrokan runner-up Grup E melawan runner-up Grup I.

Baca Juga: Skor Ketat Bikin Jantungan! Drama 5 Gol Tercipta, Turki Resmi Permalukan Amerika Serikat di Depan Publik Sendiri!

Di waktu bersamaan, penguasa Grup I akan menanti tantangan dari peringkat ketiga terbaik Grup C/D/F/G/H, ditemani laga Meksiko yang bersiap meladeni peringkat ketiga terbaik dari Grup C/E/F/H/I.

Memasuki bulan baru pada tanggal 1 Juli, juara Grup L dijadwalkan menghadapi peringkat ketiga terbaik dari Grup E/H/I/J/K.

Skenario serupa juga harus dihadapi oleh juara Grup G yang akan ditantang oleh peringkat ketiga terbaik dari Grup A/H/I/J, disusul laga Amerika Serikat yang berhadapan dengan peringkat ketiga terbaik dari Grup B/I.

Pada tanggal 2 Juli, juara Grup H akan bertarung melawan runner-up Grup J, berbarengan dengan duel sesama wakil tangguh antara runner-up Grup K melawan runner-up Grup L, serta tim nasional Swiss yang akan baku hantam dengan peringkat ketiga terbaik dari Grup E/F/G/I/J.

Rangkaian babak ini akan ditutup pada tanggal 3 Juli yang mementaskan laga antara runner-up Grup D melawan runner-up Grup G, Argentina yang ditantang oleh runner-up Grup H, serta juara Grup K yang akan meladeni peringkat ketiga terbaik dari Grup D/E/I/J/L.

Baca Juga: Last Dance Dua GOAT! Ini Bocoran Rencana CR7 dan Messi Usai Melakoni Piala Dunia 2026

Melihat proyeksi bagan sementara tersebut, beberapa negara unggulan dipastikan harus menempuh jalur terjal yang berdarah-darah demi bisa menembus partai final.

Tim nasional Inggris diperkirakan sudah harus saling sikut dengan Meksiko di babak 16 besar apabila kedua tim sama-sama mulus melewati adangan di babak 32 besar.

Jika lolos dari hadangan Meksiko, armada The Three Lions berpeluang besar langsung bertemu dengan tim Samba Brasil di babak perempat final, sebelum akhirnya berpotensi dihadang oleh Argentina di babak semifinal.

Di sisi lain, Argentina sendiri diproyeksikan bakal meladeni perlawanan runner-up Grup H pada laga awal babak 32 besar. Jika skuad La Albiceleste terus melaju, mereka kemungkinan besar akan ditantang oleh Kolombia di babak perempat final.

Apabila seluruh skenario berat tersebut benar-benar menjadi kenyataan, maka babak semifinal mendatang berpotensi menghadirkan duel megah yang paling dinantikan oleh seluruh publik sepak bola sejagat, yakni bentrokan antara Argentina melawan Portugal.

Baca Juga: Update Transfer: Inter Milan Pantau Negosiasi AS Roma untuk Mancini, Situasi Bek Italia Jadi Sorotan

Pertemuan ini digadang-gadang bakal menjadi panggung terakhir bagi rivalitas legendaris antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di panggung tertinggi Piala Dunia.

Sementara itu di sisi bagan lainnya, jalur maut juga harus dilewati oleh Spanyol yang memiliki probabilitas besar untuk saling hantam dengan Prancis di babak semifinal apabila kedua raksasa Eropa tersebut mampu terus melangkah tanpa tersandung.

Editor : Imron Hidayatullahh
#fifa world cup #pildun 2026 #piala dunia 2026 #Lionell Messi #cristiano ronaldo