Radar Jember – Bintang sepak bola Brasil, Vinicius Jr., sukses melesat tinggi dalam daftar penyerang paling subur di ajang Piala Dunia 2026.
Lonjakan posisi ini berhasil ia amankan setelah mengantarkan tim nasionalnya memetik kemenangan mutlak tiga nol tanpa balas saat bersua Skotlandia pada laga Kamis (25/6) pagi WIB.
Dalam pertandingan penentu tersebut, penyerang andalan Real Madrid itu tampil menggila dengan melesakkan dua gol sekaligus, masing-masing pada menit ketujuh awal laga serta sesaat sebelum turun minum di menit ke-45.
Sementara itu, satu gol penutup pesta kemenangan tim Samba disumbangkan oleh bintang Manchester United, Matheus Cunha.
Rangkaian dua gol atau brace yang dipersembahkan oleh Vinicius ini otomatis membuatnya semakin mendekati posisi megaproduktif Lionel Messi.
Saat ini Messi masih bertengger nyaman sebagai top skor sementara Piala Dunia 2026 dengan tabungan lima gol, selisih satu angka dari Vinicius yang kini mengoleksi empat gol.
Peta persaingan sepatu emas di Amerika Utara kian memanas karena Vinicius tidak sendirian di peringkat kedua.
Tercatat ada dua striker haus gol lainnya yang mengantongi jumlah torehan serupa, di mana Kylian Mbappe dan Erling Haaland sama-sama sudah membukukan empat gol sepanjang bergulirnya turnamen.
Baca Juga: Update Piala Dunia: Portugal Siapkan Senjata Khusus Redam Luis Diaz
Di bawah mereka, penyerang tim nasional Jerman, Deniz Undav, mengintai dengan torehan tiga gol.
Koleksi angka yang sama juga berhasil diraih oleh barisan pemain tajam lainnya seperti Johan Monzambi dari Swiss, rekan setim Vinicius yakni Matheus Cunha, Jonathan David dari Kanada, serta pilar Maroko, Ismael Saibari.
Konstelasi perebutan gelar pemain tersubur di Piala Dunia 2026 dipastikan masih akan bergerak sangat dinamis mengingat seluruh rangkaian babak penyisihan grup belum sepenuhnya rampung.
Tim-tim besar yang memiliki produktivitas gol tinggi di setiap pertandingan diprediksi akan terus mengorbitkan nama para juru gedor andalan mereka untuk masuk ke dalam jajaran elite penyerang paling menakutkan di turnamen edisi kali ini.
Editor : Imron Hidayatullahh