Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Usai Tebak Tiga Juara Beruntun, Joachim Klement Pilih Belanda di Piala Dunia 2026

M Adhi Surya • Rabu, 24 Juni 2026 | 19:08 WIB
Ilustrasi Perhelatan Piala Dunia 2026 (M. ADHI SURYA/AI/RADAR JEMBER)
Ilustrasi Perhelatan Piala Dunia 2026 (M. ADHI SURYA/AI/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Masih ingat dengan Paul si Gurita yang sempat menghebohkan dunia karena sukses meramal hasil pertandingan timnas Jerman pada Piala Dunia 2010?.

Jika hewan laut itu pernah dipuja sebagai "peramal" sepak bola, kini ada sosok yang memiliki catatan lebih mengesankan. 

Adalah ekonom asal Jerman, Joachim Klement, yang kembali menjadi sorotan setelah model statistik buatannya berhasil menebak juara tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.

Baca Juga: Daftar Lengkap 7 Tim yang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Jerman Akhirnya Putus Kutukan Fase Grup!

Nama Joachim Klement memang tak setenar Paul si Gurita. Namun, pria yang berprofesi sebagai ahli strategi di bank investasi Panmure Liberum itu memiliki rekam jejak yang sulit diabaikan. 

Model statistik yang dikembangkannya sukses memprediksi Jerman juara pada 2014, Prancis pada 2018, dan Argentina pada 2022.

Sebelum perhelatan Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, Klement kembali merilis prediksinya. 

Baca Juga: Skema Bagan Piala Dunia 2026 Bocor? Portugal Bersiap Hadapi Argentina, Ronaldo Sebut Itu Hal yang Luar Biasa!

Turnamen yang telah berlangsung sejak 11 Juni hingga 19 Juli itu diikuti 48 negara dan diperkirakan menghadirkan sejumlah kejutan.

Dalam simulasi yang dibuatnya, Jepang disebut mampu menyingkirkan Brasil pada fase gugur. 

Sementara Korea Selatan diprediksi menghentikan langkah Skotlandia. 

Inggris juga diperkirakan melaju hingga semifinal sebelum akhirnya tersingkir oleh Portugal, mengulang kisah pertemuan kedua negara di Piala Dunia 2006.

Namun, sorotan terbesar tertuju pada tim yang diprediksi bakal mengangkat trofi. Berdasarkan model yang disusunnya, Belanda disebut memiliki peluang terbaik untuk menjadi juara dunia. 

Jika prediksi itu menjadi kenyataan, De Oranje akan mencatat sejarah dengan meraih gelar Piala Dunia pertama mereka.

Meski memiliki catatan akurat dalam tiga edisi terakhir, Klement justru meminta publik tidak terlalu mempercayai ramalannya. 

Baca Juga: Jadwal Piala Dunia Kamis 25 Juni 2026: Brasil Siap Buktikan Diri Lolos ke 32 Besar

Menurut dia, model tersebut awalnya dibuat sebagai eksperimen untuk menunjukkan bahwa para ekonom tak selalu mampu memprediksi segala sesuatu secara tepat.

"Ini dimulai sebagai latihan untuk menunjukkan kesombongan para ekonom yang berpikir mereka bisa meramalkan sesuatu yang sebenarnya tidak mereka pahami. Namun, jika Anda cukup sering beruntung, orang-orang akan menganggap Anda sebagai seorang peramal," ujarnya.

Klement menjelaskan, kesuksesan sebuah negara di Piala Dunia memang dipengaruhi berbagai faktor seperti jumlah penduduk, tingkat kemakmuran, iklim, hingga peringkat FIFA. 

Baca Juga: Update Bagan Piala Dunia 2026: Spanyol Bakal Berjumpa Argentina di Babak 32 Besar?

Namun, dia meyakini keberuntungan tetap memegang peranan besar. Performa pemain, keputusan wasit, hingga bola yang membentur tiang atau masuk ke gawang merupakan faktor yang tidak bisa diprediksi. 

Karena itu, di tengah berbagai krisis yang terjadi di dunia, dia berharap prediksi tersebut setidaknya bisa menjadi hiburan bagi para pencinta sepak bola. 

Bahkan, Klement berseloroh mungkin harus bekerja dari rumah jika Belanda justru gagal memenuhi ramalannya. (dhi)

Editor : M ADHI SURYA
#Joachim Klement #inggris #jerman #Piala dunia #belanda