Radar Jember – Megabintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, langsung menggebrak panggung internasional dengan memecahkan empat rekor fenomenal sekaligus setelah melesakkan dua gol dalam kemenangan telak Timnas Portugal atas Uzbekistan di ajang Piala Dunia 2026.
Menariknya, salah satu rekor yang baru saja diukir oleh penyerang legendaris tersebut merupakan catatan sejarah yang sebelumnya sangat sulit dipecahkan oleh pemain mana pun di kolong langit sejak Piala Dunia edisi tahun 1966 silam.
Sebelum laga pembuktian ini, nama Cristiano Ronaldo sempat menjadi bahan perbandingan yang sangat masif di kalangan penggemar, terutama setelah sang rival abadi dari Argentina, Lionel Messi, tampil menggila terlebih dahulu di turnamen yang sama.
Sebagai dua sosok ikonik yang tetap konsisten mempertahankan performa di level tertinggi dalam urusan prestasi, sangat wajar jika Lionel Messi maupun Cristiano Ronaldo selalu menjadi pusat perbincangan utama di panggung dunia.
Momentum emas itu pun akhirnya tiba ketika Cristiano Ronaldo resmi pecah telur di Piala Dunia 2026.
Torehan brace atau dua gol indah yang dilesakkannya ke gawang Uzbekistan sukses membawa Portugal menang telak dengan skor akhir 5-0 dalam laga kedua Grup K.
Dalam pertandingan yang dihelat di NRG Stadium, Houston, pada Rabu dini hari WIB, sepasang gol Cristiano Ronaldo tersebut tercipta lewat skema permainan yang sangat menawan, masing-masing pada menit ke-6 dan menit ke-39.
Rangkaian gol tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa CR7 berhasil memutus kutukan paceklik gol yang sempat menderanya dalam lima laga berturut-turut, atau terhitung sejak bergulirnya Piala Dunia 2022 di Qatar silam.
Baca Juga: Ini Bagan Terlengkap Piala Dunia 2026 Menuju Laga Final
Selain mengakhiri masa mandulnya, bermacam rekor ajaib lainnya juga berhasil diamankan oleh sang kapten setelah sukses mengantarkan Portugal memimpin klasemen sementara Grup K Piala Dunia 2026.
Torehan rekor pertama yang sangat mencengangkan adalah status Ronaldo sebagai pemain pertama sepanjang sejarah sepak bola yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia secara berturut-turut.
Hingga saat ini, belum ada satu pun pesepak bola yang mampu menyamai konsistensi rekor mengerikan tersebut.
Dalam enam kali partisipasinya di panggung tertinggi, kekasih dari Georgina Rodriguez itu tercatat selalu membobol gawang lawan mulai dari Piala Dunia edisi 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, hingga yang terbaru pada edisi 2026.
Gelontoran gol historis ini bahkan langsung mendapatkan perhatian khusus dan di-notice secara resmi oleh akun X Guinness World Records, selaku otoritas internasional yang meresmikan berbagai rekor di seluruh dunia.
Melalui unggahannya, akun @GWR menuliskan bahwa pemain yang paling sering mencetak gol di Piala Dunia FIFA dalam enam edisi berbeda adalah Cristiano Ronaldo.
Melangkah pada catatan sejarah berikutnya, dengan usianya yang kini telah menginjak angka 41 tahun 138 hari, Cristiano Ronaldo resmi menasbihkan dirinya sebagai pencetak gol tertua kedua dalam sejarah pelaksanaan Piala Dunia.
Posisi puncak untuk rekor ini masih dipegang erat oleh mantan striker legendaris Kamerun, Roger Milla, yang berhasil menyarangkan gol ke gawang Rusia pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat saat usianya sudah memasuki 42 tahun 39 hari.
Rekor milik Roger Milla tersebut terbukti sangat sakral dan belum terpecahkan selama lebih dari tiga dekade, di mana sejauh ini hanya Cristiano Ronaldo sajalah yang sanggup mendekati angka impresif tersebut.
Baca Juga: Ini Hitung-hitungan Prediksi Calon Lawan Argentina di Babak 32 Besar Piala Dunia
Uniknya, rekor sebagai pencetak dua gol atau brace tertua di Piala Dunia justru sempat pecah dua kali hanya dalam satu gelaran turnamen pada edisi 2026 ini, dan dua aktor utama yang melakukannya tidak lain adalah Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Sejarah mencatat bahwa setelah Roger Milla melakukannya di Piala Dunia 1990 pada usia 38 tahun 34 hari, Lionel Messi sempat memecahkan rekor itu di Piala Dunia 2026 pada usia 38 tahun 363 hari saat membawa Argentina bersua Austria.
Namun sayangnya, rekor baru yang diukir Lionel Messi tersebut tidak bertahan lama karena sang rival, Cristiano Ronaldo, langsung melewatinya hanya dalam kurun waktu dua hari kemudian.
Dua gol kemenangan Portugal atas Uzbekistan resmi menjadikan CR7 sebagai pemain tertua yang mencetak brace dalam sejarah Piala Dunia dengan rincian usia 41 tahun 138 hari.
Sebagai penutup rangkaian rekor magisnya, tambahan sepasang gol ke gawang Uzbekistan tersebut otomatis membuat Cristiano Ronaldo kini telah mengoleksi total 10 gol, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai top skor atau pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Timnas Portugal khusus di ajang Piala Dunia.
Rekor prestisius ini sebelumnya dipegang teguh oleh legenda besar sepak bola Portugal, Eusebio, dengan torehan 9 gol yang telah bertahan kokoh selama lebih dari enam dekade sejak Piala Dunia 1966 silam.
Momen emosional ini juga sempat diulas secara mendalam oleh media kenamaan Portugal, A Bola, yang sebelum laga memang sempat mendorong Cristiano Ronaldo untuk mematahkan rekor sulit milik Eusebio tersebut.
Dalam ulasannya, media tersebut menulis bahwa jika ia mencetak dua gol atau lebih hingga akhir turnamen, penyerang berusia 41 tahun itu bisa mencetak rekor baru dan menjadi pemain Portugal pertama yang mencetak 10 gol atau lebih dalam sejarah Piala Dunia.
Editor : Imron Hidayatullahh