Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Hitung-hitungan Asa Cristiano Ronaldo dan Portugal di Piala Dunia 2026, Siap-siap Angkat Koper?

Maulana RJ • Selasa, 23 Juni 2026 | 19:01 WIB
Cristiano Ronaldo saat melakoni laga bersama Timnas Portugal. (Dok. Cristiano)
Cristiano Ronaldo saat melakoni laga bersama Timnas Portugal. (Dok. Cristiano)

Radar Jember - Status kandidat juara tidak lagi berarti apa-apa bagi Timnas Portugal setelah laga pembuka yang mengecewakan di Grup K Piala Dunia 2026. Hasil imbang 1-1 kontra RD Kongo memaksa armada Roberto Martinez mendarat darurat di realitas yang getir: jalan menuju babak 32 besar kini penuh dengan kalkulasi matematika yang rumit.

​Sementara Kolombia dengan nyaman memimpin klasemen berkat kemenangan meyakinkan 3-1 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo dkk justru tertahan di papan tengah. Hasil ini menjadi alarm keras, mengingat reputasi besar yang mereka bawa ke turnamen ini.

​Meski format baru menyediakan tiket lolos otomatis untuk dua tim teratas serta jalur penyelamatan bagi delapan tim peringkat ketiga terbaik, posisi Selecao das Quinas sedang tidak baik-baik saja. Ronaldo—yang disorot karena catatan minornya di turnamen besar—kini memikul beban berat untuk menuntaskan dua laga tersisa tanpa celah.

​Secara matematis, Portugal wajib mengamankan minimal satu kemenangan dari dua laga sisa guna memperpanjang napas mereka. Tambahan tiga poin akan mendongkrak perolehan mereka menjadi empat poin.

​Skenario terburuk jika hanya meraih empat poin adalah terlempar ke kalkulasi tim peringkat ketiga terbaik.

​Ada pula skenario finis dengan tiga poin jika Portugal hanya mampu bermain imbang di dua laga ke depan. Namun, opsi ini dinilai sangat berisiko karena nasib mereka sepenuhnya akan digantungkan pada hasil dari grup lain. Kemenangan mutlak menjadi satu-satunya cara bagi Roberto Martinez untuk meredam tekanan publik yang mulai memanas.

​Peluang mengudeta Kolombia dari posisi takhta Grup K belum sepenuhnya tertutup, namun membutuhkan skenario sempurna. Skuad asuhan Martinez wajib menyapu bersih enam poin tersisa, termasuk menumbangkan Kolombia di laga pamungkas grup demi finis dengan total tujuh poin.

​Namun, skenario tersebut bisa berantakan jika RD Kongo juga tampil menggila di sisa laga, yang berpotensi melempar penentuan posisi ke dalam drama selisih gol.

​Jika berhasil membalikkan keadaan dan keluar sebagai juara grup, Portugal diproyeksikan bertemu peringkat ketiga terbaik dari Grup D, E, I, J, atau L di babak 32 besar. Sebaliknya, jika harus puas sebagai runner-up, takdir kemungkinan besar akan mempertemukan mereka dengan wakil tangguh dari Grup L.

​Waktu terus berjalan, dan bagi Cristiano Ronaldo, sisa laga fase grup ini bukan sekadar mengejar poin, melainkan pembuktian bahwa dirinya belum habis di panggung tertinggi dunia.

Editor : Maulana RJ
#FIFA #Piala dunia #cristiano ronaldo #cr7 #portugal