RADAR JEMBER - Kejutan besar kembali mengguncang lantai bursa transfer sepak bola Eropa.
Raksasa Serie A Italia, Inter Milan, dilaporkan siap mengambil langkah ekstrem dan mengubah haluan strategi transfer mereka secara mendadak demi mengamankan satu nama talenta muda yang tengah bersinar.
Nerazzurri dikabarkan siap membatalkan rencana perekrutan gelandang andalan Liverpool, Curtis Jones.
Langkah berani ini diambil demi memprioritaskan dan membuka ruang finansial untuk memboyong mantan wonderkid Real Madrid yang kini tampil memukau, Nico Paz.
Pergeseran Target Utama yang Bikin Syok
Sebelumnya, nama Curtis Jones gencar dikabarkan menjadi buruan nomor satu Inter Milan untuk memperkuat kreativitas di sektor lini tengah mereka.
Namun, perkembangan radar transfer di internal klub menunjukkan bahwa profil Nico Paz dinilai jauh lebih menjanjikan dan sesuai dengan visi jangka panjang yang diusung oleh manajemen Inter.
Demi mewujudkan transfer Nico Paz, Inter Milan rela menghentikan sementara atau bahkan membatalkan total negosiasi yang sedang berjalan dengan pihak Liverpool terkait Curtis Jones.
Pergerakan cepat ini dilakukan agar Inter tidak kehilangan momentum untuk mengamankan tanda tangan sang pemain muda Argentina tersebut dari kejaran klub-klub top Eropa lainnya.
Menurut laporan media Italia, keputusan Real Madrid tersebut membuat Inter Milan harus meninjau ulang strategi transfer mereka, khususnya di sektor lini tengah.
Bahkan, ambisi untuk merekrut gelandang Liverpool, Curtis Jones, kini terancam dibatalkan demi memberi ruang bagi operasi transfer Nico Paz.
Sebelumnya, Inter Milan sempat menjauh dari perburuan Paz. Pihak manajemen mengalihkan fokus mereka ke negosiasi Marco Palestra dan Curtis Jones.
Namun situasi berubah setelah Real Madrid membuka kemungkinan menjual Paz secara permanen. Klub ibu kota Spanyol itu membutuhkan dana tambahan untuk mendukung proyek besar Jose Mourinho yang tengah melakukan perombakan skuad.
Kondisi tersebut langsung menarik perhatian Inter Milan. Klub asal Kota Milan itu memang telah lama mengagumi Paz.
Editor : M. Ainul Budi