Radar Jember – Klub raksasa asal Kota Kembang, Persib Bandung, kembali berhasil mengharumkan nama kancah sepak bola nasional.
Kepastian ini didapat setelah bek asing andalan mereka, Frans Putros, bersiap untuk turun gunung membela Tim Nasional Irak dalam pergelaran akbar Piala Dunia 2026.
Kehadiran sosok Putros di dalam skuad Irak langsung menjadi pusat perhatian besar.
Pasalnya, pemain berusia 32 tahun itu merupakan salah satu legiun asing yang saat ini aktif berkiprah di kompetisi Liga Indonesia.
Baca Juga: Ini Aturan Baru FIFA di Piala Dunia 2026, UEFA Juga Akan Menerapkan?
Kini, ia berada di ambang peluang emas untuk merasakan langsung atmosfer panggung sepak bola terbesar di jagat raya.
Dikutip dari berbagai sumber tepercaya, berikut adalah lima fakta menarik dari seorang Frans Putros yang wajib diketahui:
Jebolan Sistem Pembinaan Denmark
Lahir di Aarhus, Denmark pada 14 Juli 1993, Putros mengawali karier sepak bolanya melalui sistem pembinaan usia muda di Denmark.
Sebelum memantapkan hati membela Irak, ia sempat memperkuat tim nasional kelompok umur Denmark dengan mengoleksi 4 caps bersama skuad Denmark U-20 dan U-21.
Ia akhirnya memilih membela Irak yang merupakan negara asal keluarganya, dan menandai laga debutnya pada tahun 2018 hingga berkembang menjadi pilar tepercaya skuad Lions of Mesopotamia.
Petualangan di Tiga Negara Berbeda
Karier Putros di level klub tergolong sangat berwarna. Ia memulai perjalanan profesionalnya bersama klub Denmark, AGF, sebelum berkelana ke Silkeborg, Fredericia, Hobro, dan Viborg.
Usai melanglang buana di Eropa, Putros terbang ke Asia untuk membela klub Thailand, Port FC.
Pada tahun 2025, ia resmi berlabuh ke Indonesia untuk memulai episode baru bersama Persib Bandung, menjadikannya pemain yang kenyang pengalaman di tiga atmosfer sepak bola berbeda.
Peluang Ukir Sejarah Bersama Maung Bandung
Pemanggilan Putros oleh pelatih Graham Arnold ke dalam skuad Piala Dunia 2026 membawa angin segar bagi Persib Bandung.
Putros kini berpeluang besar mencatatkan sejarah sebagai pemain aktif Liga Indonesia pertama yang merumput di putaran final Piala Dunia.
Jika berhasil mendapatkan menit bermain, ia tidak hanya membawa nama Irak, melainkan juga mewakili nama besar Maung Bandung dan sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Ada Curhat Unik dari Cunha Bersama Timnas Brasil di Piala Dunia?
Andalan Persib, Super Sub di Timnas
Meskipun selalu diplot sebagai starter utama di lini belakang Persib Bandung, Putros tampaknya masih harus berjuang keras meluluhkan hati Graham Arnold.
Ia lebih sering memulai laga dari bangku cadangan bersama timnas Irak.
Dalam laga uji coba terakhir Irak kontra Venezuela di Seatgeek Stadium, Amerika Serikat pada Rabu, 10 Juni kemarin, Putros masuk sebagai pemain pengganti dan hanya mencicipi 26 menit bermain.
Koleksi Lima Trofi Bergengsi
Sepanjang karier profesionalnya, Putros sukses mengoleksi total 5 trofi juara di level klub maupun internasional.
Baca Juga: Lamine Yamal Dikomentari Bos AC Milan, Bek Tunisia Ini Menangis di Piala Dunia
Tiga trofi di level klub meliputi juara Divisi 1 Denmark (kasta kedua) musim 2013/2014 bersama Silkeborg, Divisi 1 Denmark 2020/2021 bersama Viborg, dan teranyar gelar juara BRI Super League (kasta tertinggi Liga Indonesia) musim ini bersama Persib Bandung.
Sementara di level internasional, ia sukses mempersembahkan dua trofi Piala Raja Thailand tahun 2023 dan 2025 untuk timnas Irak.
Perjalanan panjang nan inspiratif Frans Putros menuju panggung Piala Dunia 2026 ini menjadi bumbu manis yang ikut membangkitkan gairah antusiasme publik tanah air.
Terlebih, euforia pesta bola dunia saat ini sudah terasa menggema di mana-mana, termasuk di Indonesia.
Editor : Imron Hidayatullahh