RADAR JEMBER - Sesaat setelah Mesir memastikan kemenangan atas Selandia Baru di Piala Dunia, Hossam Hassan, pelatih Timnas Mesir saat ini, menghampiri dan memeluk sang legenda, Mohamed Salah.
Mengapa momen ini begitu spesial? Karena Hossam Hassan (69 gol) adalah pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Mesir, sementara Mohamed Salah (68 gol) berada di posisi kedua.
Ya, dua pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola Mesir menjadi sosok di balik kemenangan pertama Mesir sepanjang sejarah di Piala Dunia. Yang satu menyusun strategi sebagai pelatih, sementara yang lainnya memimpin tim sebagai kapten dan menjalankan rencana itu di atas lapangan.
Baca Juga: WAJIB PERHATIKAN! Ini Prediksi Skor Jadwal Piala Dunia 2026: Laga Argentina, Prancis dan Norwegia
Selain itu, Sesaat setelah membawa Tanjung Verde meraih poin kedua dalam sejarah mereka di Piala Dunia.
Vozinha langsung berlari ke arah tribun. Ia tersenyum lebar sambil mengangkat kedua tangannya, merayakan momen itu bersama seseorang yang sangat spesial. Orang itu adalah ibu tercintanya, Ana Cândida Évora, yang ikut bersorak sambil mengibarkan bendera Tanjung Verde.
Pada pertandingan sebelumnya, Vozinha tidak bisa merayakan bersama sang ibu.
Ana Cândida Évora harus menyaksikan laga perdana putranya dari Tanjung Verde karena tidak mampu membayar biaya visa untuk masuk ke Amerika Serikat.
Setelah kisah hidupnya menjadi viral dan menyentuh hati banyak orang, pihak berwenang akhirnya memberikan izin khusus agar ia bisa memasuki Amerika Serikat dan mendampingi putranya.
Kini, mereka akhirnya bisa merayakan bersama. Di usia 40 tahun, Vozinha menjalani salah satu hari terbaik dalam hidupnya. Apa pun yang terjadi setelah ini, Vozinha dan Ana sudah memenangkan segalanya.
Editor : M. Ainul Budi