RADAR JEMBER - Dinamika bursa transfer musim panas AC Milan kembali melahirkan cerita menarik. Gelandang muda asal Amerika Serikat, Yunus Musah, dipastikan akan kembali mengenakan seragam Rossoneri musim depan. Menariknya, kepulangan sang pemain langsung memantik perhatian serius dari pelatih anyar Milan, Ruben Amorim.
Sebelumnya, manajemen AC Milan telah sepakat untuk meminjamkan Musah ke Atalanta pada musim panas lalu dengan menyertakan klausul opsi pembelian permanen.
Namun, meski berhasil mencatatkan 29 penampilan bersama klub asal Bergamo tersebut, performa Musah dinilai belum cukup memuaskan untuk membuat Atalanta menebus klausul rilisnya yang berkisar di angka 20 hingga 25 juta Euro. Alhasil, Musah pun terpaksa mudik lebih cepat ke San Siro.
Rasa Penasaran Taktik Ruben Amorim
Berdasarkan laporan dari pakar transfer terkemuka, Matteo Moretto, kembalinya Yunus Musah ternyata memicu rasa penasaran dari Ruben Amorim.
Pelatih berkebangsaan Portugal tersebut dikabarkan sangat tertarik untuk membedah kualitas dan atribut permainan yang dimiliki Musah guna disesuaikan dengan filosofi sepak bola taktis miliknya.
Secara teori di atas kertas, karakteristik dan fleksibilitas permainan Musah dinilai sangat cocok dengan kebutuhan skema lini tengah yang diinginkan Amorim. Namun, sang pelatih sadar bahwa realitas di lapangan sering kali menghadirkan tantangan yang berbeda.
Baca Juga: Ini Bagan Fase Knock Out Piala Dunia 2026, Sudah Ada Tiga Tim yang Lolos
Ada satu faktor krusial yang secara tidak langsung ikut memengaruhi nasib Musah di Milan, yaitu kegagalannya menembus skuad tim nasional Amerika Serikat untuk ajang Piala Dunia 2026 secara mengejutkan.
Meski menyakitkan bagi sang pemain secara personal, coretan dari timnas tersebut justru menjadi berkah taktis bagi kariernya di level klub. Pasalnya, pemain berusia 23 tahun ini dipastikan sudah bisa mendarat di Milanello sejak hari pertama pemusatan latihan pramusim dimulai pada 12 Juli mendatang.
Editor : M. Ainul Budi