RADAR JEMBER - Winger andalan Juventus, Francisco Conceição, akhirnya angkat bicara dan memberikan penegasan keras terkait statusnya di tim nasional Portugal. Pemain muda berbakat ini secara terbuka menolak dicap hanya sebagai pemain pelapis alias "super-sub" yang cuma diandalkan di menit-menit krusial pertandingan.
Dalam sesi konferensi pers resmi di Palm Beach, Conceição menegaskan bahwa kapasitas dirinya jauh lebih besar daripada sekadar spesialis pemecah kebuntuan dari bangku cadangan. Ia menuntut publik untuk melihatnya secara utuh sebagai pesepak bola profesional yang reguler bermain di level tertinggi.
“Saya ingin dikenal hanya sebagai Francisco Conceição. Jika ada yang menganggap saya hanya pemain yang masuk di 10–15 menit terakhir, itu tidak sepenuhnya benar,” ujarnya dengan nada tegas.
Rapor Mentereng di Juventus Jadi Bukti Nyata
Bukan tanpa alasan Conceição berani menyuarakan protesnya. Pemain lincah ini langsung menyodorkan bukti sahih berupa menit bermain yang ia dapatkan bersama raksasa Serie A Italia, Juventus. Tampil reguler di salah satu kompetisi paling taktis dan kompetitif di dunia membuatnya merasa sangat layak mendapatkan porsi dan peran yang jauh lebih masif di skuad Selecao das Quinas.
“Saya bermain di Juventus di Serie A dan saya sudah menjadi pemain inti reguler di klub saya,” tambahnya untuk mematahkan persepsi miring publik yang kerap melabelinya sebagai impact player pelapis.
Baca Juga: Ini Bagan Fase Knock Out Piala Dunia 2026, Sudah Ada Tiga Tim yang Lolos
Petuah Sakral dari Sang Ayah Sekaligus Mentor
Di balik ketegasan sikapnya, Francisco mengungkapkan ada peran luar biasa dari sang ayah, Sergio Conceição, yang merupakan mantan bintang legendaris sekaligus eks pelatih timnas Portugal. Hubungan darah ini menempatkan Sergio bukan cuma sebagai sosok orang tua, melainkan mentor teknis utama yang membentuk mentalitas baja sang anak.
“Ayah saya adalah penasihat utama saya. Tidak ada yang lebih baik untuk diajak berbicara tentang sepak bola. Dia banyak membantu saya, baik dalam karier maupun kehidupan pribadi,” ungkap bintang Juventus tersebut.
Editor : M. Ainul Budi