RADAR JEMBER - Langkah perombakan skuad yang akan dihadapi oleh AC Milan untuk mengarungi kompetisi Eropa musim depan dipastikan bakal berjalan dengan sangat berat.
Meskipun panggung Eropa yang akan dijalani bukanlah kompetisi kasta tertinggi yang mereka impikan, manajemen baru tetap dituntut untuk merancang komposisi tim secara matang.
Baca Juga: Plot Twist Transfer! Inter Milan Siap Bajak Legenda Real Madrid Demi Gantikan Posisi Dumfries!
Pada musim lalu, armada Rossoneri tercatat hanya diperkuat oleh 23 elemen pemain di dalam skuad utama mereka.
Jumlah tersebut dinilai sangat minim, sehingga memperluas kuantitas serta memperkuat kedalaman tim menjadi agenda wajib demi bisa bersaing di dua kompetisi sekaligus.
Namun, kurang dari satu bulan menjelang dibukanya jendela transfer musim panas serta dimulainya panggung kompetisi baru 2026/2027, klub justru memiliki nol kepastian mengenai masa depan tim.
Baca Juga: WADUH! AC Milan Bisa Kehilangan Rabiot
Tugas utama yang akan dipikul oleh draf manajemen baru nantinya tidak hanya sekadar merekrut pemain, melainkan harus menghindari draf kesalahan fatal yang berulang dari musim ke musim.
Sejak kendali klub dipegang oleh RedBird, keputusan menjual pilar penting demi alasan keseimbangan neraca keuangan selalu berakhir dengan penurunan kualitas tim secara drastis.
Fakta di lapangan membuktikan bahwa barisan pemain pengganti yang didatangkan dengan status perjudian atau draf potensi transfer terbukti gagal membayar dividen investasi klub.
Editor : M. Ainul Budi