RADAR JEMBER - Situasi di internal AC Milan benar-benar berada dalam titik didih tertinggi. Gelombang protes masif yang dilancarkan oleh suporter garis keras klub, Ultras Curva Sud, kini tidak lagi hanya menyasar pemilik klub, Gerry Cardinale, melainkan telah bergeser secara radikal kepada sang legenda hidup yang kini menjabat sebagai penasihat senior klub, Zlatan Ibrahimovic.
Kemarahan besar suporter ini merupakan akumulasi dari rasa frustrasi mendalam atas runtuhnya performa tim di paruh kedua musim, kegagalan total lolos ke Liga Champions, hingga pemecatan massal jajaran direksi yang dinilai serampangan.
Ibrahimovic, yang dulunya dipuja bagaikan dewa di San Siro, kini justru dituduh telah mengkhianati nilai-nilai klub dan hanya menjadi "alat politik" bagi RedBird Capital.
"Tidak ada yang boleh bertahan: Keluarkan Ibra sekarang juga," ujar isi spanduk Ultras Milan itu seperti dikutip Football Italia.
Meski demikian permintaan Ultras tersebut bakal sulit terwujud, mengingat Cardinale begitu percaya dengan Ibrahimovic. Patut dinantikan apakah pria asal Swedia itu bisa membangkitkan Rossoneri atau tidak musim depan.
Editor : M. Ainul Budi