RADAR JEMBER - Perjalanan Massimiliano Allegri bersama Rossoneri resmi berakhir dengan cara terburuk. Pemecatan ini menandai sebuah kegagalan bersejarah yang sangat membekas bagi AC Milan.
Bagaimana tidak, kegagalan Iblis Merah untuk lolos ke kompetisi kasta tertinggi Liga Champions musim depan menjadi sebuah hantaman keras, baik secara finansial maupun emosional bagi seluruh lingkungan Rossoneri.
Melalui siaran media dan saluran sosial pribadinya, jurnalis ternama asal Italia, Ivan Zazzaroni, turut angkat bicara mengomentari akhir dari siklus Allegri di kursi kepelatihan Milan.
Direktur media olahraga papan atas Corriere dello Sport tersebut mengungkapkan pandangannya dengan penuh keterusterangan mengenai kesalahan fatal sang mantan juru taktik asal Livorno itu.
Skenario mimpi buruk ini membuat dimulainya revolusi total yang dipimpin oleh Gerry Cardinale dan Zlatan Ibrahimovic menjadi sebuah hal yang tak terelakkan.
Keputusan berat pertama telah berujung pada perpisahan serentak dengan Giorgio Furlani, Geoffrey Moncada, Igli Tare, dan Allegri sendiri.
Melalui siaran media dan saluran sosialnya, jurnalis ternama Ivan Zazzaroni turut mengomentari akhir dari siklus Allegri di kursi kepelatihan Milan.
Baca Juga: RESMI OUT! AC Milan Rombak Besar-besaran Manajemennya, Begini Pernyataan Resmi Klub
“Rasa hormat saya kepada Allegri tidak berubah sedikit pun, tetapi saya memahami kekecewaan para Milanisti: paruh kedua musim Milan sangat mengerikan.”
Zazzaroni kemudian melanjutkan analisisnya dengan menekankan betapa tidak mungkinnya menyembunyikan tanggung jawab langsung dari sang pembimbing teknis.
“Max adalah pihak pertama yang bertanggung jawab: jika saya tidak menulisnya, saya akan membodohi siapa pun yang membacanya.”
Editor : M. Ainul Budi