RADAR JEMBER - Inter Milan menutup musim dengan hasil dramatis setelah bermain imbang 3-3 melawan Bologna FC 1909.
Dalam laga yang berlangsung penuh intensitas itu, sorotan tertuju pada gol penyeimbang spektakuler dari Andy Diouf di menit-menit akhir pertandingan.
Gelandang muda tersebut mencetak gol indah setelah melakukan penetrasi cepat dari sisi kanan.
Menerima umpan matang dari Luka Topalović, Diouf melepaskan penyelesaian akurat dengan kaki kanannya untuk mengubah skor menjadi 3-3 dan menyelamatkan Inter dari kekalahan pada laga terakhir musim ini.
Baca Juga: Dybala Makin Dekat Perpanjang Kontrak Bersama AS Roma
Gol tersebut langsung memicu selebrasi emosional di bangku cadangan Nerazzurri. Mantan pelatih Inter, Andrea Stramaccioni, yang bertugas sebagai komentator DAZN, menilai reaksi para pemain dan staf menjadi bukti kuat mentalitas kompetitif Inter hingga akhir musim.
“Selebrasi Kolarov di bangku cadangan setelah gol Diouf sangat menarik untuk diperhatikan,” ujar Stramaccioni.
Ia juga menyoroti reaksi kapten Lautaro Martínez yang terlihat sangat emosional meski pertandingan tersebut tidak lagi menentukan gelar.
Baca Juga: Gasperini Ngebet Zirkzee Cocok Untuk Lini Serang AS Roma, Ini Alasannya
“Selebrasi Lautaro menunjukkan dengan jelas bahwa Inter tidak ingin kalah di pertandingan terakhir musim ini.”
Komentar Stramaccioni menggambarkan karakter Inter sepanjang musim 2025/2026: tim yang tetap menjaga intensitas dan rasa lapar, bahkan setelah memastikan gelar juara.
Mentalitas itu pula yang dianggap menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Nerazzurri meraih Scudetto dan menutup musim dengan penuh kebanggaan.
Editor : M. Ainul Budi