RADAR JEMBER - Kehancuran performa yang dialami raksasa Serie A, Juventus, sepanjang musim ini akhirnya terjawab sudah. Berdasarkan rilis data statistik terbaru yang bocor ke publik, terungkap sebuah fakta mengerikan yang menjadi akar masalah besar di dalam skuad Bianconeri.
Sektor pertahanan dan posisi penjaga gawang kini secara resmi menjadi sorotan paling serius yang dinilai menjadi penyebab utama merosotnya prestasi Si Nyonya Tua.
Data statistik tersebut menelanjangi bagaimana rapuhnya koordinasi lini belakang Juventus saat menghadapi skema serangan balik cepat maupun situasi bola mati (set piece).
Tidak hanya barisan bek yang tampil di bawah performa, rapor merah juga tertuju pada sektor penjaga gawang yang mencatatkan persentase penyelamatan (save success rate) paling rendah dalam beberapa musim terakhir.
Kondisi kritis ini sontak memicu alarm bahaya di internal klub.
Manajemen Juventus dilaporkan sangat terpukul dengan fakta statistik ini dan siap mengambil tindakan radikal, termasuk potensi melakukan perombakan total pada komposisi lini belakang serta mendatangkan kiper baru berskala dunia pada bursa transfer musim panas mendatang demi menyelamatkan muka klub.
Merespons temuan data statistik yang menyudutkan benteng pertahanannya tersebut, pihak internal tim kepelatihan akhirnya angkat bicara dan mengakui adanya penurunan drastis secara teknis di atas lapangan hijau.
Baca Juga: Pemain Inter Milan Ungkapkan Tiga Striker Paling Susah Dipegang
Berikut adalah pernyataan tegas dan kutipan langsung dari narasumber teknis tim mengenai rapuhnya performa lini belakang Juventus tanpa ada perubahan sedikit pun:
"Angka-angka statistik tidak pernah berbohong. Kami harus bersikap jujur bahwa ada penurunan konsentrasi yang sangat serius di lini pertahanan, dan ini adalah sesuatu yang harus segera kami benahi secara total jika ingin tetap bersaing di level tertinggi," ungkapnya.
Editor : M. Ainul Budi