RADAR JEMBER - Pertandingan dramatis tersaji di pekan ke-34 Serie A 2025-26 saat Torino sukses bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menahan imbang Inter Milan dengan skor 2-2.
Hasil ini membuat pesta gelar Scudetto Inter harus tertunda, meski mereka masih kokoh di puncak klasemen.
Inter Dominan di Awal, Dimarco Cetak Rekor Bersejarah
Inter datang dengan kepercayaan diri tinggi usai pekan gemilang, termasuk kemenangan comeback dan keunggulan besar di klasemen. Meski tanpa beberapa pemain inti seperti Alessandro Bastoni dan Hakan Calhanoglu yang diistirahatkan, Nerazzurri tetap tampil tajam sejak awal.
Baca Juga: Update Klasemen Serie A Lima Besar, Inter Milan Masih Capolista, AC Milan Jaga Asa di Liga Champions
Gol pembuka lahir dari tandukan Marcus Thuram yang memanfaatkan umpan silang akurat dari Federico Dimarco. Assist tersebut menjadi momen spesial bagi Dimarco, karena ia mencatatkan rekor assist terbanyak dalam satu musim Serie A, melampaui catatan Papu Gomez.
Tak berhenti di situ, Inter menggandakan keunggulan lewat sundulan Yann Bisseck yang kembali menerima umpan dari Dimarco. Skor 2-0 membuat Inter terlihat akan mengunci kemenangan dan semakin dekat dengan gelar.
Torino Bangkit Lewat Simeone dan Vlasic
Namun, Torino menunjukkan mentalitas luar biasa. Kebangkitan dimulai dari aksi brilian Giovanni Simeone yang mencetak gol indah setelah kombinasi apik di lini serang.
Momentum kemudian berbalik. Tekanan Torino memaksa kesalahan di lini belakang Inter hingga menghasilkan penalti. Nikola Vlasic dengan tenang mengeksekusi penalti tersebut dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Baca Juga: Klub Serie A Kompak? Ingin Penyelidikan Dugaan Skandal Wasit Dipindahkan ke Roma
Laga Sengit Hingga Akhir
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim sama-sama berusaha mencari gol kemenangan. Inter sempat mencetak gol melalui Henrikh Mkhitaryan, namun dianulir karena offside. Sementara itu, Torino hampir mencuri kemenangan lewat peluang Duvan Zapata yang digagalkan di detik-detik akhir.
Kiper Yann Sommer juga tampil krusial dengan sejumlah penyelamatan penting yang menjaga Inter dari kekalahan.
Editor : M. Ainul Budi