RADAR JEMBER - Pelatih Como, Cesc Fabregas, menyoroti pentingnya kedalaman skuad setelah timnya meraih kemenangan 2-0 atas Genoa asuhan Daniele De Rossi. Dalam wawancara bersama Sky Sport, Fabregas secara terbuka mengakui perbedaan signifikan yang dibuat oleh pemain seperti Donyell Malen di tengah persaingan ketat menuju zona Liga Champions.
Kemenangan ini membuat Como kembali menyamai perolehan poin rivalnya dalam perburuan tiket Eropa, mempertegas ketatnya persaingan di papan atas klasemen.
Baca Juga: Poros Tengah Solusi Kebuntuan Lazio, Sarri Butuh Sosok Ini
Soroti Ketimpangan Kedalaman Skuad
Fabregas menilai timnya masih memiliki keterbatasan, khususnya dalam hal jumlah pemain yang tersedia. Ia menyebut Como sebagai tim dengan skuad yang relatif tipis, terutama jika dibandingkan dengan para pesaing langsung.
“Kami tidak punya banyak pemain, skuad kami terlalu pendek. Lihat saja perbedaannya,” ujar Fabregas.
Ia kemudian mencontohkan bagaimana klub-klub lain memperkuat diri pada bursa transfer Januari. AS Roma, misalnya, mendatangkan Donyell Malen yang langsung memberi dampak konsisten di setiap pertandingan.
“Roma merekrut Malen dan Anda bisa melihat perbedaan yang ia buat di setiap laga,” lanjutnya.
Baca Juga: Kalulu: Juventus Harus Banyak Evaluasi Setelah Imbang Lawan AC Milan
Selain itu, Fabregas juga menyinggung Napoli yang merekrut Santos, serta Juventus dengan Boga—yang dinilai berkontribusi lewat gol-gol penting.
Tetap Optimistis dengan Identitas Tim
Meski mengakui keterbatasan, Fabregas tetap optimistis Como mampu bersaing hingga akhir musim. Ia menegaskan bahwa timnya akan terus berpegang pada filosofi permainan yang telah dibangun.
“Skuad kami memang minim. Hari ini pun bangku cadangan sangat terbatas. Tapi kami akan mencoba melangkah sejauh mungkin dengan pemain yang ada dan dengan ide sepak bola kami,” tegasnya.
Pernyataan Fabregas mencerminkan realitas persaingan di level atas, di mana kedalaman skuad sering menjadi faktor pembeda. Como tampil kompetitif, namun konsistensi dalam jangka panjang bisa teruji jika rotasi pemain terbatas.
Editor : M. Ainul Budi