RADAR JEMBER - Bek Juventus, Pierre Kalulu, memberikan analisis jujur usai hasil imbang tanpa gol melawan AC Milan dalam laga pekan ke-34 Serie A 2025-26.
Dalam wawancara bersama DAZN, Kalulu menyoroti aspek permainan yang perlu ditingkatkan, terutama dalam distribusi bola dan kontribusi ofensif.
Kalulu menilai pertandingan berjalan cukup seimbang antara kedua tim. Namun, ia mengakui ada kekurangan dalam cara Juventus membangun serangan dari belakang.
“Pertandingan berjalan seimbang. Kami sebagai pemain bertahan seharusnya bisa mengalirkan bola lebih cepat. Itu yang kurang dari kami,” ujarnya.
Tak hanya soal distribusi bola, Kalulu juga mengungkapkan kekecewaannya karena gagal memberikan kontribusi maksimal dalam fase menyerang.
“Hari ini saya adalah yang paling kecewa karena tidak mampu melakukan crossing. Saya tidak tahu apakah saya yang kurang maksimal atau mereka bertahan dengan sangat baik, tapi ini akan jadi pelajaran ke depan,” jelasnya.
Baca Juga: WADUH! Bila Inter Milan Scudetto, Bisa-bisa Pialanya Terancam Dicabut Gara-gara Skandal?
“Milan memberi kesan Anda bisa menguasai bola, tetapi mereka bisa melukai Anda kapan saja. Tugas kami sebagai bek adalah maju dan tidak memberi ruang, dan itu tidak mudah,” ungkapnya.
Meski kecewa dengan performa di laga tersebut, Kalulu mengaku menikmati peran barunya yang lebih aktif dalam menyerang.
Editor : M. Ainul Budi