RADAR JEMBER - Berdasarkan laporan terbaru dari Tuttosport yang dikutip oleh MilanNews, AC Milan sedang berjuang keras menghadapi krisis ketajaman di lini depan mereka.
Upaya terbaru dengan melibatkan Christopher Nkunku belum membuahkan hasil manis setelah sempat menyusul jejak Santiago Giménez dan Álvaro Morata.
Masalah ini semakin diperparah dengan penurunan performa tajam dari pemain kunci seperti Rafael Leao dan Christian Pulisic secara bersamaan.
Baca Juga: Berita AC Milan Hari Ini Kembali Negatif: Statistik Golnya Menurun
Statistik menunjukkan bahwa para penyerang Milan sudah melewati masa paceklik gol selama 38 hari.
Terakhir kali jaring lawan bergetar melalui aksi lini serang adalah saat Rafael Leão mencetak gol melawan Cremonese pada awal Maret lalu.
Keadaan ini memicu kekhawatiran besar mengingat kontribusi Niclas Füllkrug dan pemain lainnya yang masih belum menemukan ritme permainan yang diharapkan tim.
Baca Juga: Nama Kim Min-Jae Kembali Dikaitkan dengan Inter Milan, Pengganti Bastoni?
Untuk mengatasi kebuntuan tersebut, AC Milan diyakini perlu segera merombak skema permainan atau mencoba formasi baru.
Perubahan ini sangat krusial guna menciptakan gaya permainan yang lebih menyerang dan efektif di depan gawang lawan.
Fokus utama klub kini tertuju pada bursa transfer musim panas mendatang sebagai momentum untuk mendatangkan striker berkualitas yang mampu menjadi solusi permanen bagi masalah gol mereka.
Editor : M. Ainul Budi