RADAR JEMBER - Pelatih Lazio Maurizio Sarri memberikan komentarnya setelah timnya meraih kemenangan atas Sassuolo.
Dalam konferensi pers di Stadio Olimpico, Sarri menyoroti performa tim, kondisi pemain, serta situasi klub yang menurutnya perlu segera diperbaiki.
Sarri mengakui kemenangan tersebut sangat penting bagi timnya.
Ia menilai Lazio layak mendapatkan hasil penuh setelah menampilkan permainan yang lebih baik dibandingkan lawannya.
“Kami sangat menginginkan kemenangan ini. Rasanya tidak adil jika pertandingan berakhir 1-1. Kami memang mengalami beberapa momen sulit, tetapi secara keseluruhan kami melakukan lebih banyak dari mereka. Kemenangan ini seperti sebuah kelegaan,” ujar Sarri.
Meski demikian, Sarri juga menyoroti kondisi tim yang sedang dilanda banyak masalah, terutama karena sejumlah pemain kunci tidak bisa tampil.
Ia menyebut absennya beberapa pemain penting membuat tim harus bekerja lebih keras untuk meraih hasil positif.
“Kami kehilangan pemain penting seperti Provedel, Rovella, Cataldi, dan Romagnoli. Itu absensi yang berat, tetapi justru memberi nilai lebih bagi tim yang tetap mampu berjuang. Pada babak kedua, para pemain menunjukkan hati dan semangat yang luar biasa,” jelasnya.
Sarri juga mengungkapkan kondisi dua pemainnya, yakni Danilo Cataldi dan Alessio Romagnoli. Menurutnya, keduanya mengalami masalah pada otot betis.
“Cataldi mengalami kekakuan pada betis dan penyebab pastinya akan dievaluasi besok. Romagnoli mengalami masalah yang sama, kemungkinan akibat benturan yang ia terima saat melawan Atalanta, yang menyebabkan hematoma,” kata Sarri.
Dalam pertandingan tersebut, Sarri juga mencoba beberapa solusi taktis, termasuk memainkan Patric Gabarrón dalam peran yang lebih dalam untuk membantu distribusi bola.
“Saya memilih Patric karena dia mampu menggerakkan bola dengan cepat hanya dengan satu sentuhan. Di masa lalu dia juga pernah bermain sebagai gelandang di Barcelona B. Bahkan dalam latihan pekan ini saya mencobanya sebagai regista. Bisa saja itu ide yang buruk, atau justru ide yang tepat,” ujarnya sambil bercanda.
Editor : M. Ainul Budi