RADAR JEMBER - Eliminasi dini Inter Milan dari Liga Champions musim ini memunculkan satu pertanyaan besar di benak tifosi: apakah kegagalan di Eropa akan membatasi kekuatan Inter di bursa transfer musim panas 2026?
Secara emosional, tentu tersingkir lebih awal dari UEFA Champions League terasa menyakitkan. Namun dari sisi finansial dan strategi jangka panjang, situasinya justru tidak seburuk yang dibayangkan.
Bahkan, ada potensi ruang manuver yang cukup besar bagi manajemen Nerazzurri untuk melakukan investasi signifikan.
Eliminasi UCL Tak Otomatis Pangkas Anggaran
Menurut analisis media finansial olahraga Italia, Calcio e Finanza, anggaran musim depan (2026/27) tidak sepenuhnya bergantung pada pendapatan musim berjalan.
Artinya, kegagalan menembus babak 16 besar tidak serta-merta membuat Inter harus “mengencangkan ikat pinggang” secara drastis.
Direktur olahraga Piero Ausilio dan Presiden Giuseppe Marotta tetap memiliki fondasi keuangan yang cukup stabil untuk merancang skuad baru.
Faktor kuncinya? Kontrak pemain yang akan habis.
Lima Kontrak Berakhir, Bebaskan 25 Juta Euro
Musim panas 2026 bisa menjadi titik balik regenerasi skuad. Setidaknya ada lima pemain senior yang kontraknya berakhir:
Yann Sommer
Stefan de Vrij
Francesco Acerbi
Matteo Darmian
Henrikh Mkhitaryan
Editor : M. Ainul Budi