RADAR JEMBER - Kemenangan 2-0 Inter Milan atas Lecce mendapat perhatian dari mantan bek Italia, Ciro Ferrara. Dalam wawancara bersama DAZN, Ferrara menilai Nerazzurri kembali menunjukkan kedalaman skuad dan kualitas individu yang menentukan hasil akhir.
Menurutnya, Inter mampu membuktikan kekuatan mereka meski sempat menghadapi kesulitan. Ia menyoroti produktivitas gol yang tinggi musim ini sebagai bukti konsistensi tim asuhan Cristian Chivu.
Fokus utama Ferrara tertuju pada Davide Frattesi. Gelandang tersebut dinilai membawa energi berbeda saat masuk ke lapangan.
“Dia menghadirkan ide, akselerasi, dan juga kontribusi defensif. Jika Anda jarang mendapat kesempatan lalu mampu menunjukkan kualitas ketika dimainkan, itu sangat penting bagi tim,” ujarnya.
Selain Frattesi, Ferrara juga mengomentari performa Federico Dimarco.
Ia menilai statistik sang pemain musim ini memang mengesankan, namun kontribusinya tak sekadar angka.
“Dia sudah lama menunjukkan kualitasnya. Tahun ini statistiknya luar biasa, tetapi itu juga didukung kondisi fisik dan mental yang sangat baik,” kata Ferrara. Ia menambahkan bahwa peran Dimarco dalam sistem permainan Inter memungkinkan sang pemain lebih menonjol dalam fase ofensif.
Terkait atmosfer pertandingan, Ferrara turut menanggapi cemoohan yang diterima Alessandro Bastoni. Ia mengaku jarang melihat seorang pemain disoraki sepanjang laga akibat insiden di pertandingan lain. Namun menurutnya, Bastoni tetap tampil solid dan pantas mendapat dukungan penuh dari rekan setim.
Ferrara juga menyinggung duet lini depan antara Marcus Thuram dan Francesco Pio Esposito.
Ia memprediksi Chivu akan tetap mengandalkan komposisi terbaiknya dalam laga penting berikutnya, sembari menekankan bahwa kompetisi Eropa menghadirkan risiko berbeda dibanding liga domestik. “Di Liga Champions, satu kesalahan bisa berakibat fatal,” tegasnya.
Editor : M. Ainul Budi