RADAR JEMBER - Pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, memberikan evaluasi jujur terkait penampilan anak asuhnya usai kalah telak 3-0 dari tuan rumah Ratchaburi FC di babak 16 besar ACL 2 kemarin malam di Thailand.
Pelatih asal Kroasia tersebut tidak menutup mata bahwa skuat Maung Bandung gagal menunjukkan performa yang diharapkan di atas lapangan.
Dalam pernyataan resminya, Hodak mengakui adanya ketidakpuasan terhadap cara bermain tim yang dianggap tidak selevel dengan standar Persib yang biasanya.
Evaluasi Lini per Lini Hodak menyoroti beberapa aspek yang menjadi penyebab timnya sulit mengembangkan permainan.
Menurutnya, koordinasi antar lini tidak berjalan mulus, sehingga lawan lebih mudah memberikan tekanan.
"Kami tidak tampil baik hari ini. Ada banyak kesalahan yang seharusnya tidak terjadi, dan kami kehilangan konsentrasi di saat-saat krusial," ujar Hodak dengan nada kecewa.
Faktor Kelelahan atau Tekanan? Meski tidak ingin mencari alasan, Hodak mengisyaratkan bahwa intensitas jadwal atau tekanan dalam pertandingan menjadi faktor yang memengaruhi mentalitas pemain.
Namun, ia menegaskan bahwa secara teknis, timnya seharusnya bisa berbuat lebih banyak jika tetap disiplin pada instruksi taktik awal.
Hodak menjanjikan evaluasi total dalam sesi latihan berikutnya. Baginya, pengakuan atas penampilan buruk ini adalah langkah awal untuk melakukan perubahan sebelum menghadapi laga selanjutnya yang diprediksi akan jauh lebih berat.
"Kami harus belajar dari kesalahan ini. Tim harus segera bangkit dan kembali ke jalur yang benar jika ingin tetap bersaing di papan atas," tambahnya menutup pembicaraan.
Editor : M. Ainul Budi