Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Begini Wawancara Lengkap Nainggolan Saat Dipaksa Angkat Kaki dari AS Roma

M. Ainul Budi • Senin, 9 Februari 2026 | 12:10 WIB

Radja Nainggolan
Radja Nainggolan

RADAR JEMBER - Dalam sebuah wawancara mantan pemain Inter Milan dan Bhayangkara FC Radja Nainggolan memberikan ceritanya.

Ketika ia dipaksa pergi oleh manajemen AS Roma dari kota Roma.

Radja Nainggolan kepada ManaManaSport :

"Saya suka orang-orang yang apa adanya, orang-orang yang sederhana. Dulu saya sering pergi ke kedai minuman, memang seperti itulah saya. Saya lebih suka bersama keluarga dan mengobrol dengan para penggemar."

"Di Milan, Anda selalu bersaing, dan saya tidak merasa nyaman. Para penggemar Inter mencintai saya, dan saya mencintai Inter, tetapi saya adalah seseorang yang hidup di luar lapangan."

"Ketika mereka bertanya apakah saya senang bergabung dengan Inter, saya mengatakan bahwa saya lebih sedih meninggalkan Roma."

"Saya adalah orang yang tulus yang memutuskan untuk pergi. Pada akhir musim 2017/18, Monchi datang kepada saya dan bertanya apa pendapat saya tentang kemungkinan perekrutan pemain baru."

"Saya praktis adalah kapten Roma dan saya merasa penting. Saya pergi berlibur dan saya mendapat telepon dari Turki (Fenerbache, Besiktas, dan Galatasaray) yang mengatakan mereka telah menerima mandat dari Roma untuk bernegosiasi untuk saya."

"Saya menelepon agen saya dan dia memberi tahu saya bahwa Roma ingin menjual saya. Saya berkata kepadanya, 'Tunggu sebentar, saya akan pergi ke Monchi dan memutuskan ke mana harus pergi."

"Saya memutuskan untuk pergi ke Spalletti, tetapi jika saya tahu Monchi akan pergi setelah enam bulan, saya akan tetap tinggal."

Editor : M. Ainul Budi
#inter milan #bhayangkara fc #radja nainggolan #as roma